INSIBERNEWS - Akibat kelalaian pihak sekolah sekitar 115 siswa SMAN 1 Mempawah, Kalimantan Barat terancam tidak bisa ikut SNBP 2025.
Masalah para siswa yang terancam tidak bisa mengikuti SNBP adalah karena kelalaian pihak sekolah.
Pihak SMAN 1 Mempawah lalai untuk melakukan pengisian data dan finalisasi PDSS.
Baca Juga: Natalius Pigai Kena Sindir DPR, Tidak Hadir dalam Kasus Pagar Laut dan Program Amnesti Narapidana
PDSS sendiri merupakan database yang berisikan data sekolah serta nilai dan prestasi siswa.
Nantinya data tersebut akan menjadi acuan untuk seleksi mahasiswa baru jalur SNBP atau Seleksi Nasional Berbasis Prestasi.
Pengisian data siswa di PDSS merupakan kewajiban kepala sekolah maupun operator sekolah.
Baca Juga: Melalui Program Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Bisa Deteksi Dini Kanker dan Kesehatan Kejiwaan
Data siswa yang diinput adalah data siswa yang memenuhi syarat untuk proses seleksi.
Dengan adanya masalah ini maka para siswa terancam tidak memiliki kesempatan untuk masuk PTN tanpa mengeluarkan biaya pendaftaran.
Kepala sekolah SMAN 1 Mempawah pun mengakui kelalaian yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Baca Juga: Peringatan untuk Jajaran Kabinet Merah Putih, Prabowo Tegaskan: Siapa yang Dablek, Saya akan Tindak!
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (6/2/2025), beberapa upaya sudah dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengatasi masalah ini.
Di antaranya adalah menghubungi pihak panitia pusat untuk membantu proses finalisasi data yang sudah lengkap.