INSIBERNEWS - Selama ini banyak masyarakat mengurungkan niatnya untuk cek kesehatan mental.
Karena menurut masyarakat, cek kesehatan mental akan mengelurkan biaya yang mahal.
Meskipun kesadaran akan pentingnya kesehatan mental semakin meningkat, tantangan besar tetap ada, salah satunya adalah akses yang terbatas dan biaya pemeriksaan atau terapi yang tinggi.
Baca Juga: Perang Bea Masuk Dimulai! Kanada dan Meksiko Balas Kebijakan Donald Trump Soal Barang Impor
Layanan psikologi atau psikiatri sering kali tidak terjangkau oleh banyak kalangan, terutama bagi mereka yang berada di golongan ekonomi menengah ke bawah.
Selain itu, stigma sosial terhadap masalah kesehatan mental juga turut memperburuk situasi.
Banyak orang yang merasa malu atau enggan untuk mencari bantuan karena khawatir dianggap lemah atau tidak mampu mengatasi masalah mereka sendiri.
Baca Juga: Misi Evakuasi Berujung Tragis, Speedboat Basarnas Meledak di Perairan Malut
Padahal, kesehatan mental yang terabaikan dapat berdampak serius pada kualitas hidup seseorang.
Baik dari segi pekerjaan, hubungan sosial, maupun kesejahteraan emosional.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (3/2/2025), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menyediakan cek kesehatan gratis untuk masyarakat Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang mana akan dimulai Februari 2025.