news

Menyoroti Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, Prabowo Imbau Masyarakat untuk Tidak Masuk Negara Asing dengan Jalur Ilegal

Minggu, 2 Februari 2025 | 17:51 WIB
Ilustrasi Penembakan (Foto : Istimewa)

INSIBERNEWS - Presiden RI Prabowo Subianto merespon kabar mengenai penembakan 5 Warga Negara Indonesia atau WNI di Malaysia.

Dikabarkan telah terjadi penembakan kepada lima Pekerja Migran Indonesia atau PMI di Malaysia yang dilakukan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).

Kejadian tersebut terjadi di wilayah Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat. Kelima WNI tersebut diduga sedang berusaha untuk keluar dari Malaysia dengan cara ilegal.

Baca Juga: Google Bikin Heboh Usai Salah Tampilkan Kurs Dollar ke Rupiah Jadi Rp8,170, Apa Dampaknya?

Menurut laporan dari APMM, timah panas terpaksa dilepaskan karena terjadi penyerangan yang dilakukan oleh para WNI.

Namun sebaliknya, dalam keterangan yang diungkap di laman resmi Kementerian Luar Negeri, para WNI ini membantah telah melakukan perlawanan dengan senjata tajam kepada aparat APMM.

“HA dan MZ telah mendapatkan perawatan dan dalam kondisi stabil,” tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri pada Selasa, 28 Januari 2025.

Baca Juga: DeepSeek Jadi Sorotan, Dikhawatirkan Sebabkan Kebocoran Data ke Pemerintah China

“Keduanya juga menjelaskan kronologi kejadian dan menyatakan tidak ada perlawanan dengan senjata tajam dari penumpang WNI terhadap aparat APMM,” tambahan informasi dari pernyataan tersebut.

HA dan MZ merupakan WNI, 2 dari 3 korban penembakan yang identitasnya telah terverifikasi dan menjalani perawatan di rumah sakit dengan kondisi stabil.

Dalam Rapat Pimpinan TNI Polri Tahun 2025 pada Kamis, 30 Januari 2025, Prabowo mengungkapkan harapannya agar proses investigasi dapat dilakukan secara menyeluruh oleh pihak berwenang setempat.

Baca Juga: Prediksi skor Akhir ARSENAL vs CITY, Laga Panas Tersaji di Emirates Stadium

“Iya, itu sedang kita tentunya berharap ada investigasi,” kata Presiden Prabowo di The Tribrata, Jakarta pada Kamis, 30 Januari 2025.

Presiden RI ini juga meminta masyarakat Indonesia untuk tidak menempuh jalur ilegal saat masuk ke negara asing.

Halaman:

Tags

Terkini