INSIBERNEWS - Presiden Donald Trump kembali membuat klaim mengejutkan terkait kebakaran hutan di California. Dalam unggahan di Truth Social pada Senin malam, Trump menyatakan bahwa militer AS telah memasuki California dan mengaktifkan kembali pasokan air dari Pacific Northwest untuk membantu pemadaman kebakaran.
Namun, Departemen Sumber Daya Air California dengan cepat membantah klaim tersebut. Dalam sebuah unggahan di X pada Selasa pagi, mereka menegaskan bahwa militer tidak memasuki California dan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah pemerintah federal hanya menghidupkan kembali pompa air federal setelah tiga hari perawatan rutin.
Trump vs. California: Sengketa Air yang Tak Kunjung Usai
Trump, yang baru saja kembali menjabat sebagai presiden, telah lama menuduh Gubernur California, Gavin Newsom, dan pejabat negara bagian lainnya menolak menyediakan air dari wilayah utara untuk memadamkan kebakaran. Bahkan, pada hari Minggu, ia mengeluarkan perintah kepada pemerintah federal untuk mengesampingkan kebijakan pengelolaan air negara bagian dan memberikan lebih banyak pasokan air untuk pemadaman.
Namun, perintah tersebut mendapat tanggapan skeptis dari pejabat lokal. Seorang juru bicara Newsom menyatakan bahwa langkah ini tidak akan berdampak signifikan terhadap pemadaman kebakaran karena wilayah Los Angeles mendapatkan sebagian besar airnya dari sumber lain dan tidak mengalami kekurangan.
Benarkah Kebakaran Diperburuk oleh Kekurangan Air?
Trump kerap menyalahkan pengelolaan air California atas kebakaran hutan yang semakin parah. Namun, menurut Asosiasi Badan Air California, masalah utama bukanlah pasokan air, melainkan kondisi hidran yang tidak didesain untuk menangani bencana sebesar ini.
Mereka juga menyebutkan bahwa waduk-waduk di California saat ini berada dalam kondisi yang baik, berkat kebijakan pengelolaan air yang telah diterapkan selama bertahun-tahun.
Klaim Trump yang Berulang dan Respons Pejabat Negara
Ini bukan pertama kalinya Trump membuat klaim kontroversial soal kebijakan lingkungan California. Sebelumnya, ia pernah menyalahkan negara bagian tersebut atas kebakaran hutan yang makin sering terjadi, mengklaim bahwa pengelolaan hutan yang buruk adalah penyebab utama.
Namun, para ahli menyebut bahwa perubahan iklim dan cuaca ekstrem adalah faktor yang jauh lebih berpengaruh.
Apa Selanjutnya?
Meski klaim Trump telah dibantah, langkah pemerintah federal untuk ikut campur dalam pengelolaan air California bisa menjadi babak baru dalam perseteruan panjang antara pemerintahan Trump dan pejabat negara bagian.
Apakah kebijakan ini benar-benar akan berdampak atau hanya sekadar manuver politik? Kita lihat saja perkembangannya!