INSIBERNEWS - Terjadi penembakan yang dilakukan oleh pihak Malaysia kepada WNI.
Kejadian ini melibatkan 5 WNI dan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).
Satu di antara WNI yang tertembak oleh Malaysia, meninggal dunia, sedangkan empat lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga: Berbeda dengan Indonesia, Pejabat Swedia Tak Dapat Mobil Dinas dan Fasilitas Mewah
Dilansir INsibernews dari akun Instagar, @narasinewsroom (26/1/2025), diduga WNI tersebut mencoba keluar dari Malaysia dengan melalui jalur ilegal.
Sehingga APMM memutuskan untuk melakukan penembakan pada WNI.
Penembakan dilakukan diduga karena para WNI tersebut melakukan perlawanan kepada petugas.
Baca Juga: Fantastis! iPhone yang Masih Terinstall Aplikasi TikTok Dijual hingga Rp800 Juta
Direktur Perlindungan WNI dan Kementerian Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha menyampaikan bahwa pihak KBBI Kuala Lumpur berikan bantuan pada korban luka-luka.
Namun demikian, Judha Nugraha menegaskan untuk mendorong penyelidikan terkait kasus ini.
Karena dikhawatirkan ada penggunaan kekuatan berlebih yang dilakukan oleh aparat Malaysia.
Baca Juga: KPK Ambil Tindakan Geledah Kantor BI dan OJK Karena Ada Dugaan Korupsi Dana CSR
“KBBI Kuala Lumpur telah meminta akses kekonsuleran untuk menjenguk jenazah serta memberikan bantuan kepada para korban yang luka-luka,” ujar Judha Nugraha.