INSIBERNEWS - Ide DPR yang mengusulkan supaya perguruan tinggi diberi hak untuk mengelola tambang menuai banyak kritik.
Menurut pemaparan dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS), usulan DPR mengenai kampus yang seharusnya diberi peluang untuk mengelola tambang dilandasi dari masalah UKT.
Pasalnya UKT di perguruan tinggi terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Dikecam usai Hina Nabi Muhammad, Iran Bantah Hukum Mati Penyanyi Tataloo
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube @narasinewsroom (24/1/2025), usul DPR tersebut dinilai bukan jalan keluar.
Kritik tersebut disampaikan oleh Direktur CELIOS yaitu Bhima Yudhistira.
Menurutnya, ide kampus untuk mengelola tambang justru akan menambah kesulitan finansial di kampus.
Baca Juga: 10 Nama ini Masuk Daftar Menteri dengan Kinerja Terburuk, Prabowo Bakal Rencanakan Reshuffle?
Karena kampus biasanya tidak memiliki pengalaman di bidang mengelola tambang.
Padahal pengusaha yang ahli di bidang bisnis pertambangan saja kerap kali merugi.
Sehingga, ide DPR ini bahkan bisa menyebabkan UKT mahasiswa semakin mahal karena adanya kerugian.
Baca Juga: Pemerintah Berupaya Turunkan Harga Tiket Mudik Lebaran 2025, AHY: akan Ada Rapat Koordinasi
“Padahal kampus yang mengelola tambang Batu Bara, itu akan membuat keuangan kampus lebih berdarah-darah lagi,” ujar Bhima Yudhistira.