INSIBERNEWS - Donald Trump berpidato di hadapan ribuan pendukungnya pada Minggu, 19/01/2025, di Capital One Arena, Washington. Dalam acara bertajuk "Make America Great Again Victory Rally," Trump mengumumkan rencana kebijakan imigrasi ketat yang akan langsung diberlakukan pada hari pertama masa jabatan keduanya.
"Besok saat matahari terbenam, invasi ke negara kita akan berakhir," ujar Trump, disambut sorak sorai para pendukungnya. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memulai upaya deportasi terbesar dalam sejarah AS, yang disebutnya akan memakan waktu bertahun-tahun dengan biaya besar.
Selain fokus pada imigrasi, Trump berjanji akan segera mengeluarkan perintah eksekutif yang mencakup:
- Penetapan kartel narkoba sebagai organisasi teroris asing.
- Deklarasi keadaan darurat di perbatasan AS-Meksiko.
- Pemulihan kebijakan "Tetap di Meksiko" untuk pencari suaka.
Sorotan Lain dalam Pidato Trump
Trump mengklaim bahwa pelantikannya kali ini menjadi "kemenangan politik terbesar" dalam sejarah AS. Ia juga menyebut akan mengampuni lebih dari 1.500 orang yang terlibat dalam kerusuhan Capitol pada 6 Januari 2021.
Janji lainnya meliputi:
- Penghapusan klasifikasi berlebihan pada dokumen pemerintah.
- Pembangunan perisai pertahanan rudal nasional.
- Penerbitan dokumen rahasia terkait pembunuhan JFK, RFK, dan Martin Luther King Jr.
Antusiasme dan Persiapan Pelantikan
Rapat umum ini dihadiri oleh ribuan pendukung Trump yang mengenakan atribut khas kampanye, seperti jaket merah dan topi MAGA. Sejumlah penggemar bahkan rela menunggu di tengah hujan dingin demi menyaksikan momen pelantikan yang digelar di rotunda Gedung Capitol karena cuaca ekstrem.
Kehadiran CEO TikTok Shou Zi Chew dan Elon Musk
CEO TikTok, Shou Zi Chew, dijadwalkan hadir di acara pelantikan bersama sejumlah tokoh teknologi, termasuk Elon Musk. Keputusan ini terjadi setelah Trump menjanjikan penundaan larangan aplikasi TikTok di AS, dengan rencana pembentukan usaha patungan untuk menyelamatkan aplikasi tersebut.
Akhir Masa Jabatan Biden
Presiden Joe Biden menutup masa jabatannya dengan kunjungan resmi terakhir ke Charleston, Carolina Selatan, untuk memperingati Hari Martin Luther King Jr. Dalam pesannya, Biden mengajak para pendukungnya untuk tetap optimis menghadapi tantangan mendatang.