news

STIKOM Bandung Batalkan 233 Ijazah Mahasiswa Yang Lulus Periode 2018-2023, Alumni Wajib Kembali Kuliah! Ijazah Dibatalkan Setelah Temuan Kejanggalan

Jumat, 17 Januari 2025 | 15:47 WIB
Foto Ilustrasi Lulus Kuliah, Ijazah minta dikembalikan alumni STIKOM (Image by Gillian Callison from Pixabay)

INSIBERNEWS - Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Bandung, Jawa Barat, mengambil langkah tegas dengan membatalkan 233 ijazah mahasiswa yang lulus selama periode 2018-2023.

Keputusan ini didasarkan pada Surat Keputusan Ketua STIKOM Bandung Nomor 481/Skep-0/E/Stikom XII/2024 yang ditandatangani Ketua STIKOM, Dedy Djamaluddin Malik, pada 17 Desember 2024.

Menurut Dedy, pembatalan ini dilakukan atas rekomendasi Tim Evaluasi Kinerja Akademik (EKA) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Dalam evaluasi tersebut, ditemukan berbagai pelanggaran terhadap prosedur akademik, termasuk plagiasi tugas akhir, ketidaksesuaian data IPK di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dan Simak, jumlah SKS yang kurang dari 144, serta batas studi yang melebihi tujuh tahun.

 Baca Juga: Pemerintah Alihkan Anggaran Infrastruktur ke Program Prioritas Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Apa Dampaknya?

Kewajiban Alumni untuk Memperbaiki Kekeliruan

Alumni yang ijazahnya dibatalkan diwajibkan mengembalikan dokumen tersebut ke pihak kampus. STIKOM Bandung berkomitmen untuk menerbitkan ijazah baru, asalkan para alumni bersedia memperbaiki kekeliruan dalam proses kelulusan.

"Misalnya, alumnus yang kekurangan SKS harus menyelesaikan sisa kekurangan tersebut. Jika harus kuliah lagi, kami pastikan tidak ada biaya tambahan karena ini merupakan kekhilafan pihak kampus," ujar Dedy.

Langkah Kampus untuk Menjaga Integritas Akademik

Dedy menekankan bahwa pembatalan ijazah ini bertujuan untuk menjaga integritas akademik kampus dan memastikan bahwa lulusan STIKOM Bandung memenuhi standar pendidikan yang ditetapkan.

“Kami menyadari ada kekhilafan dari pihak kampus, tetapi mahasiswa juga berkontribusi dalam kekeliruan ini. Ke depannya, kami akan memastikan proses kelulusan sesuai dengan prosedur,” katanya.

 Baca Juga: Ribuan Remaja Putri di Karawang Mengalami Anemia Gara-Gara Sering Jajan Seblak dan Bakso! Polarisasi Makanan Tak Sehat

Dampak dan Harapan bagi Alumni

Meski langkah ini menjadi pukulan berat bagi para alumni, STIKOM Bandung berharap mereka dapat memahami pentingnya perbaikan ini untuk menjaga kualitas pendidikan. Kampus juga berjanji untuk memberikan dukungan penuh selama proses perbaikan dilakukan.

Halaman:

Tags

Terkini