news

Mau Kuliah di Luar Negeri? Berikut 6 Info Beasiswa 2025 Dibuka Januari-Februari Jenjang S1-S3, Bebas Biaya Kuliah Hingga Dapat Biaya Hidup

Minggu, 5 Januari 2025 | 15:38 WIB
Ilustrasi kelulusan mahasiswa ( Freepik )

INSIBERNEWS - Beasiswa merupakan kesempatan emas bagi para individu yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya.

Pada tahun 2025 ini terdapat beberapa program beasiswa yang akan segera dibuka, salah satunya program beasiswa LPDP dari Pemerintah Indonesia dan ada juga beasiswa dari organisasi swasta.

Program beasiswa dari pemerintah yang terkenal adalah LPDP. Beasiswa LPDP biasanya akan dibuka dalam dua periode, sehingga calon peserta bisa mempersiapkan diri dengan baik mulai hari ini.

Baca Juga: Waspada! Kemenkes Imbau Masyarakat soal Wabah HMPV yang Marak di China, Seberapa Bahaya?

Berikut 6 info beasiswa 2025 bulan Januari-Februari untuk jenjang S1-S3 luar negeri.

1. Beasiswa LPDP
Beasiswa dari pemerintah yang dikelola oleh Kementerian Keuangan ini dibuka pada Januari 2025 untuk periode pertama. Diperkirakan periode kedua akan dibuka pada bulan Juni 2025.

Beasiswa LPDP dapat membantu siswa melanjutkan studi S1-S3 baik di dalam maupun luar negeri.

Siswa yang menerima beasiswa LPDP akan mendapatkan bantuan dana pendidikan mencakup biaya pendaftaran, biaya SPP, tunjangan buku, biaya penelitian, biaya seminar internasional, biaya publikasi jurnal internasional, biaya transportasi, dan aplikasi visa.

Baca Juga: Prabowo Subianto Masuk 10 Daftar Pemimpin Yang Berpengaruh Di kancah Internasional

Serta asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, biaya kedatangan, sampai tunjangan keluarga khusus untuk siswa menempuh program studi doctor.

2. Higher Degree Research Scholarship (HDR)
Bagi yang berminat menempuh pendidikan di salah satu universitas kenamaan di Australia, Anda bisa menargetkan beasiswa Higher Degree Research Scholarship (HDR) di Bond University, Australia.

Pendaftaran beasiswa ini dibuka pada 1 Februari 2025. Namun, penting untuk diketahui bahwa beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang menempuh program Doktor Filsafat dan Doktor Profesional Terapi Okupasi di Bond University.

Baca Juga: Terungkap! di Balik Maraknya Pelecehan Turis di Bali, Ternyata Banyak Turis yang Buka Layanan Prostitusi

Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya Pendidikan, tunjangan hidup selama tiga tahun, jaminan Kesehatan dan lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini