news

Berupaya Perangi Kebocoran di Semua Tingkat, Para Pejabat Diingatkan Prabowo untuk Hemat APBN 2025

Rabu, 11 Desember 2024 | 13:13 WIB
Berupaya Perangi Kebocoran di Semua Tingkat, Para Pejabat Diingatkan Prabowo untuk Hemat APBN 2025 (Istimewa )

INSIBERNEWS, Jakarta - Prabowo Subianto kembali mengingatkan kepada para pejabat untuk dapat berhemat dan mengurangi kebocoran.

Hal tersebut ditekankan oleh Presiden RI ini dalam giat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 serta Peluncuran Katalog Elektronik Versi 6.0 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12).

Dikatakan oleh Prabowo bahwa APBN tahun 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, keberlanjutan dengan kehati-hatian sehingga pemerintah dapat terus melakukan pengendalian belanja secara pruden dan terencana dengan baik.

Baca Juga: Mahasiswa, Jurnalis dan Pengusaha Media Merapat! Journalism 360 di Kota Palembang Segera Digelar, Catat Tanggalnya

“Kurangi pemborosan, kita sekarang dalam rangka kita waspada menghadapi tantangan yang tidak menentu, kita harus ikat sabuk-sabuk kita. Kita harus sekali lagi sata tekankan, hemat, kita harus kurangi kebocoran dari anggaran, saya bertekad untuk memerangi kebocoran di semua tingkat,” ujar Prabowo.

Prabowo kemudian mengimbau semua unsur terutama para pimpinan daerah ikut bersama dengan pemerintah pusat berhemat demi kepentingan rakyat.

“Kita harus jamin setiap rupiah uang rakyat sampai ke rakyat yang memerlukan. Kita tidak boleh lagi toleransi terhadap kebocoran, pengeluaran yang boros, hal-hal yang tidak langsung mengatasi kesulitan rakyat. Hal-hal yang tidak produktif,” kata Prabowo.

Baca Juga: Mulai dari Bansos hingga Bantuan Pendidikan, Menkeu Sri Mulyani Beberkan Kebijakan Prabowo untuk Masyarakat Miskin

Hal-hal yang harus dikurangi, menurut Prabowo, adalah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat seremoni, kajian, seminar, dan sebagainya.

“Sekarang saatnya mengatasi masalah langsung!” tegasnya.

Prabowo pun mengucapkan terima kasih atas keberhasilan kelompok kerja di pemerintahannya yang telah meluncurkan e-katalog versi 6.0 sebagai upaya meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kecepatan.

Baca Juga: Berupaya Perangi Persoalan Korupsi, Prabowo Luncurkan e-Katalog 6.0: Hemat Biaya Pengadaan 30 persen

Adapun, penggunaan E-katalog versi baru ini akan digunakan mulai tanggal 1 Januari 2025.

“Katalog ini versi 6.0 diharapkan dapet mengurangi 20-30% biaya pengadaan, menurunkan biaya administrasi sampai dengan 40-50%,” ucapnya.

Tags

Terkini