INSIBERNEWS - Gubernur California, Gavin Newsom, secara resmi menetapkan status darurat setelah wilayahnya diguncang gempa berkekuatan 7 magnitudo pada Kamis pagi.
Langkah ini diambil untuk mempercepat upaya penanganan darurat dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Ojol Tetap Dapat BBM Subsidi, Ini Komitmen Kementerian UMKM
Dalam pernyataannya di platform X (dulu Twitter), Newsom menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.
“Saya telah menyetujui status darurat untuk memastikan sumber daya bisa segera dialokasikan ke wilayah yang membutuhkan pascagempa pagi ini. Kami bergerak cepat untuk melindungi warga California serta memberikan informasi yang akurat dan terkini,” tulis Newsom.
Baca Juga: Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Terancam Hukuman Mati, Ini Latar Belakang dan Proses Hukumnya
Meski gempa tersebut cukup besar, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa atau luka serius yang diterima otoritas setempat.
Gempa yang berpusat di lepas pantai California ini sempat memicu peringatan tsunami oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA).
Baca Juga: Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden, Ini Kronologi dan Alasannya
Warga yang tinggal di sepanjang garis pantai sempat diminta untuk tetap waspada dan menghindari daerah pesisir.
Namun, beberapa jam setelah kejadian, NOAA akhirnya mencabut peringatan tersebut, memastikan bahwa tidak ada ancaman tsunami yang signifikan.
Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Cibatu Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Berkebun
Meskipun begitu, gempa ini tetap meninggalkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Beberapa infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan ringan, terutama di daerah yang lebih dekat dengan pusat gempa.
Tim tanggap darurat kini tengah bekerja untuk memeriksa dampak lebih lanjut, termasuk potensi risiko dari gempa susulan.