Klarifikasi Manajer Komunikasi PLN
Iwan Arissetyadhi, Manajer Komunikasi dan TJSL Unit Induk Distribusi Sumatra Selatan Jambi Bengkulu, dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa kebakaran terjadi bukan di dalam gedung PLN, melainkan di lokasi pekerjaan pembuatan water tank yang berada di belakang gedung, sekitar 4 meter dari bangunan utama.
Tanggapan LSM dan Pihak Kepolisian
Ketua LSM BONKKAR.SS mengkritik kejadian ini dengan menyebutkan bahwa bahan fiberglass yang digunakan dalam pembuatan water tank sangat mudah terbakar.
Ia mempertanyakan mengapa bahan yang mudah terbakar itu tidak diperhitungkan dengan baik sebelumnya.
Menurutnya, kelalaian semacam ini sering dianggap sepele, dan kini muncul pertanyaan siapa yang akan disalahkan, apakah pekerja harian lepas, kontraktor, atau manajemen PLN.
Baca Juga: Zheng Si Wei Umumkan Pensiun dari Bulu Tangkis, Akhiri Karier di BWF World Tour Finals 2024
Saat ini, pihak kepolisian Polsek Kamboja sedang memintai keterangan dari para pekerja harian lepas yang terlibat dalam proyek tersebut.
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti dari kebakaran dan akan memberikan hasil penyidikan setelah proses berjalan lebih lanjut.