news

Ancaman Bom dan 'Swatting' Menghantui Calon Kabinet Trump, Keamanan Diperketat Pasca Serangan

Kamis, 28 November 2024 | 15:47 WIB
Teror Ancaman Bom & Swatting: Tim Donald Trump dalam Bahaya! (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Beberapa calon dan pejabat kabinet Presiden terpilih Donald Trump telah menjadi sasaran ancaman kekerasan, termasuk ancaman bom dan taktik "swatting", yang memicu peningkatan langkah-langkah keamanan.

Juru bicara tim transisi Trump, Karoline Leavitt, mengungkapkan bahwa ancaman tersebut terjadi pada Selasa malam dan Rabu pagi, mengkhawatirkan banyak pihak terkait potensi kekerasan politik yang semakin meningkat.

Ancaman Bom dan Swatting Terhadap Calon Kabinet
Dalam pernyataannya, Leavitt menjelaskan bahwa pihak berwenang dengan cepat merespons ancaman yang diterima oleh beberapa anggota tim Trump.

Ancaman ini termasuk ancaman bom yang mengancam keselamatan individu-individu tertentu serta "swatting", sebuah tindakan berbahaya di mana seseorang melaporkan kejahatan palsu, yang biasanya menyebabkan polisi melakukan penggerebekan atau intervensi yang berpotensi berbahaya.

“Penegak hukum dan otoritas lainnya bertindak cepat untuk memastikan keselamatan mereka yang menjadi sasaran,” kata Leavitt, yang juga menyatakan terima kasih atas respons cepat pihak berwenang terhadap situasi yang mengancam keselamatan tersebut.

Namun, ia tidak merinci siapa saja yang menjadi sasaran ancaman tersebut.

 Baca Juga: Jennie BLACKPINK Pukau Penggemar dengan Gaya Klasik di Kolaborasi Barunya

Peningkatan Kekhawatiran Kekerasan Politik
Insiden ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait kekerasan politik yang semakin meluas di Amerika Serikat, terutama setelah dua upaya pembunuhan terhadap Trump sendiri.

Keamanan tim Trump semakin diperketat setelah penembakan di Pennsylvania pada 13 Juli, di mana seorang penembak melepaskan tembakan ke arah kerumunan dalam acara kampanye Trump, yang mengakibatkan satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka.

Meski Trump terluka dalam insiden tersebut, ia selamat dari kejadian itu.

Tidak lama setelahnya, pada 15 September, seorang tersangka ditangkap setelah mencoba mengarahkan senjata ke Trump saat ia sedang berada di lapangan golf Mar-a-Lago miliknya.

Kedua kejadian ini menyebabkan tim kampanye Trump mengambil langkah-langkah keamanan lebih ketat, termasuk penampilan Trump di belakang kaca antipeluru dalam acara kampanye selanjutnya.

 Baca Juga: Iran Sambut Gencatan Senjata di Lebanon, Tegaskan Hak untuk Balas Serangan Israel: Akankah Terjadi Ketegangan Baru?

Menghadapi Ancaman di Tengah Ketegangan Politik
Ancaman terhadap pejabat dan calon kabinet Trump ini menjadi pengingat akan ketegangan politik yang tinggi menjelang Pemilu 2024, dengan meningkatnya polarisasi di masyarakat dan potensi kekerasan yang terus berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini