news

Pizza Hut Indonesia Tutup 20 Gerai, Laba Perusahaan Tergerus

Kamis, 21 November 2024 | 15:13 WIB
Pizza Hut Indonesia Tutup 20 Gerai, Laba Perusahaan Tergerus (Photo : Sijori.id)

INSIBERNEWS - PT Sarimelati Kencana Tbk, perusahaan yang mengelola jaringan restoran Pizza Hut di Indonesia, baru-baru ini melaporkan penutupan 20 gerai dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Hal ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang semakin kompetitif, serta merespons penurunan penjualan yang signifikan.

Baca Juga: Bitcoin Cetak Rekor Baru, Diprediksi Akan Tembus $100.000 Sebelum Akhir Tahun

Dengan penutupan tersebut, jumlah total gerai Pizza Hut di Indonesia kini tercatat sebanyak 595 gerai, menurun dibandingkan dengan 615 gerai pada September 2023.

Laporan keuangan yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk kuartal III 2024 mengungkapkan, meskipun Pizza Hut masih menguasai pasar, penjualannya mengalami penurunan cukup tajam.

Baca Juga: PPN Singapura Naik 9 Persen, Pemerintah Fokus Pada Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat

Perusahaan yang terdaftar dengan kode emiten PIZZA ini mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,03 triliun, turun drastis dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 2,75 triliun.

Lebih mencemaskan lagi, PT Sarimelati Kencana melaporkan kerugian besar di tahun berjalan, yang mencapai Rp 96,7 miliar.

Angka ini lebih dari dua kali lipat kerugian yang dialami pada periode yang sama tahun 2023, yang tercatat sebesar Rp 45,4 miliar.

Baca Juga: Bongbong Marcos Berterima Kasih pada Prabowo atas Pembebasan Mary Jane Veloso

Penurunan penjualan dan peningkatan kerugian ini menambah tantangan bagi perusahaan, yang kini berfokus pada strategi pemulihan dan efisiensi operasional.

Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi kinerja ini antara lain perubahan preferensi konsumen, tantangan inflasi yang memengaruhi daya beli, serta persaingan yang semakin ketat di sektor restoran cepat saji.

Meski demikian, perusahaan berharap dapat mengatasi kesulitan ini melalui inovasi produk dan peningkatan kualitas layanan.

Baca Juga: Kedutaan AS di Ukraina Tutup Sementara, Cemas Terhadap Potensi Serangan Rusia

Halaman:

Tags

Terkini