INSIBERNEWS, Jakarta – PM Singapura Lawrence Wong melakukan kunjungan resmi kenegaraan ke Istana Merdeka, pada Rabu (6/10/2024).
Kedatangan PM Singapura ini disambut hangat oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Lawrence datang dengan iring-iringan dari Monumen Nasional ke Istana Merdeka.
Iring-iringan tersebut juga dikawal dengan pasukan berkuda dan juga Marching Band.
Baca Juga: Siapa Sangka, Daun Kumis Kucing Punya Manfaat Menakjubkan! Coba Minum Air Rebusannya
Sesampainya di pelataran Istana Merdeka, puluhan anak-anak yang merepresentasikan adat daerah dari berbagai wilayah di Indonesia juga turut menyambut meriah kedatangan Lawrence.
Prabowo dalam kesempatan itu nampak mengenakan setelan jas berwarna abu-abu dan berpeci hitam.
Keduanya kemudian saling bertegur sapa hangat dan bersalaman kemudian berjalan bersama melalui karpet merah untuk melihat pasukan gabungan TNI dan Polri yang akan melakukan upacara penyambutan.
Baca Juga: Pemerintah Enggan Kabulkan Permintaan Apple Mengenai Tax Holiday 50 Tahun, iPhone 16 Tak Bisa Masuk
Usai pagelaran upacara penyambutan, Prabowo dan Lawrence secara bersamaan memasuki ruang Jepara di Istana Merdeka guna berbincang empat mata dan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral.
Adapun, kedatangan Lawrence ini bertujuan untuk semakin mempererat dan memperkokoh hubungan bilateral dua negara Indonesia dan Singapura.
Delegasi Indonesia yang turut mendampingi Presiden Prabowo yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Tenaga Kerja Yassierli, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Dubes RI untuk Republik Singapura Suryo Pratomo, Dirjen Urusan Asia Pasifik untuk Indonesia Abdul Kadir Jailani.
Sementara delegasi Singapura yang mendampingi Lawrence di antaranya Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Perdagangan dan Industri Tan See Leng, Menteri Negara Pengembangan Digital, Informasi dan Kesehatan Rahayu Mahzam, Dubes Republik Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng, dan Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Albert Chua.