news

BEM FISIP Unair Dibekukan Setelah Kritik Pelantikan Presiden Prabowo-Gibran Dengan Karangan Bunga Satire

Senin, 28 Oktober 2024 | 10:32 WIB
Karangan Bunga Satire BEM UNAIR Picu Kontroversi (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair), Surabaya,

kini berada dalam sorotan setelah dibekukan oleh Dekanat FISIP Unair.

Langkah pembekuan ini diambil usai BEM FISIP Unair mengirimkan karangan bunga satir sebagai bentuk ucapan atas pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pembekuan diumumkan pada Jumat, 25 Oktober 2024, sekitar pukul 16.13 WIB melalui surat elektronik yang diterima langsung oleh BEM FISIP Unair.

Dalam surat tersebut, pihak Dekanat menyatakan bahwa keputusan diambil karena aksi yang dianggap kurang sesuai dengan etika dan kultur akademik kampus,

serta pemasangan karangan bunga yang dilakukan tanpa izin dari fakultas.

 Baca Juga: Makna Tersembunyi di Balik Sumpah Pemuda: Semangat Persatuan untuk Generasi Masa Kini

Latar Belakang Pembekuan

Aksi satir ini berawal ketika BEM FISIP Unair memasang karangan bunga yang menyindir pelantikan presiden dan wakil presiden.

Pada Jumat pagi, pukul 09.03 WIB, BEM FISIP Unair dipanggil oleh Komisi Etik Fakultas untuk memberikan klarifikasi terkait inisiatif karangan bunga tersebut dan memastikan tidak ada keterlibatan pihak luar.

Setelah pertemuan klarifikasi itu, Dekanat langsung merilis surat pembekuan pada sore harinya.

Dalam suratnya, Dekanat menyampaikan bahwa BEM dianggap melanggar nilai-nilai akademis dan tata tertib fakultas.

Selain narasi yang dianggap tidak sesuai, Dekanat juga menyoroti bahwa aksi itu dilakukan tanpa koordinasi resmi, yang akhirnya memicu tindakan tegas berupa pembekuan organisasi.

 Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Januari 2025: Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sikap BEM FISIP Unair

Menyikapi keputusan pembekuan ini, BEM FISIP Unair merilis pernyataan resmi pada Sabtu, 26 Oktober 2024.

Halaman:

Tags

Terkini