BEM FISIP Unair Dibekukan Setelah Kritik Pelantikan Presiden Prabowo-Gibran Dengan Karangan Bunga Satire

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 28 Oktober 2024 | 10:32 WIB
Karangan Bunga Satire BEM UNAIR Picu Kontroversi (foto: Istimewa)
Karangan Bunga Satire BEM UNAIR Picu Kontroversi (foto: Istimewa)

BEM menyatakan bahwa mereka akan terus memperjuangkan keadilan bagi seluruh anggota organisasi yang terdampak.

"Kami sepakat untuk tidak menyerah untuk memproses keadilan bagi seluruh fungsionaris dan tetap melanjutkan perjuangan sampai waktu demisioner yang telah ditentukan," tegas mereka.

 Baca Juga: Disneyland untuk Jakarta? Pramono Anung Pertanyakan Komitmen Ridwan Kamil di Debat Pilkada

Pandangan Beragam Terkait Keputusan Pembekuan

Tindakan pembekuan ini memunculkan beragam pendapat di kalangan mahasiswa dan publik.

Beberapa mendukung langkah Dekanat yang menganggap kampus sebagai ruang akademik yang harus dijaga etika dan tata tertibnya.

Namun, sebagian lainnya menyayangkan langkah ini sebagai pembatasan terhadap kebebasan berpendapat dan hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X