news

Kini Kemendikbudristek Dipecah Jadi 3 Kementerian, Siapa Saja Menteri di Baliknya?

Rabu, 23 Oktober 2024 | 21:43 WIB
Kemendikbudristek kini sudah tidak ada karena dipecah jadi 3 kementerian (Freepik)

INSIBERNEWS - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kini sudah tidak ada dalam kabinet.

Karena saat ini Kemendikbudristek sudah dipecah menjadi 3 Kementerian dalam kabinet Merah Putih.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kini Kemendikbudristek dipegang oleh 3 menteri karena terdapat 3 kementerian.

Baca Juga: Bertentangan dengan Jokowi, Menko Yusril Tidak Akui Tragedi 1998 Merupakan Pelanggaran HAM Berat

Pemisahan ini bertujuan untuk meningkatkan fokus dan efektivitas dalam pengelolaan pendidikan dan kebudayaan di Indonesia.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bertanggung jawab atas pendidikan di tingkat dasar hingga menengah, dengan fokus pada kurikulum, pengembangan guru, serta pemerataan akses pendidikan.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi difokuskan pada pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan inovasi sains, untuk mendorong daya saing bangsa dalam era global.

Baca Juga: Persamaan Gibran Rakabuming dan Mayor Teddy, Sama-sama Ubah Aturan Agar Dapat Posisi Strategis?

Sementara itu, Kementerian Kebudayaan berfokus pada pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia, termasuk promosi seni, warisan budaya, dan keanekaragaman budaya yang ada di tanah air.

Dengan adanya pemisahan ini, diharapkan setiap kementerian dapat lebih optimal dalam menjalankan tugasnya, beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan program yang relevan dan berkualitas.

Transformasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menjaga kekayaan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga: Wamenko Polhukam Lodewijk: Fokus pada Stabilitas Keamanan Melalui Sinergi Siber dan Pertahanan Udara

Dikutip INsibernews dari MPR RI (23/10/2024), Kemendikbudristek kini dipecah menjadi 3 Kementerian.

Halaman:

Tags

Terkini