“Apakah terkait dengan masalah genosida atau ethnic cleansing. Kalau memang dua poin itu yang ditanyakan, memang tidak terjadi pada kasus 1998,” lanjutnya.
Penilaian Yusril ini bertentangan dengan Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).
Karena Jokowi telah mengakui 12 peristiwa pelanggaran HAM Berat yang 3 diantaranya terjadi pada 1998, yaitu:
- Peristiwa penghilangan orang secara paksa 1997-1998
- Peristiwa kerusuhan Mei 1998
- Peristiwa Trisakti dan Semanggi I-II pada 1998-1999.***