news

KEJI! Israel Bakar Hidup-hidup Warga Palestina Di Pengungsian, 4 Orang Tewas

Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:17 WIB
Keji! Israel Bakar Hidup-hidup warga Palestina di Pengungsian, 4 Orang Tewas (Photo : REUTERS/Ramadan Abed)

INSIBERNEWS - Pada Senin, (14/10/2024), serangan udara yang diluncurkan oleh militer Israel menghantam area sekitar Rumah Sakit Al Aqsa di Jalur Gaza, menewaskan setidaknya empat orang dan mengakibatkan kebakaran besar yang melanda kamp pengungsi terdekat.

Insiden ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menciptakan kepanikan luar biasa di antara warga sipil yang terjebak dalam situasi mengerikan ini.

Baca Juga: Tidak Ada Bantuan Makanan Masuk ke Gaza Sejak Oktober, 1 Juta Orang Berisiko Kelaparan

Militer Israel mengklaim serangan tersebut ditujukan kepada militan Hamas yang diduga bersembunyi di antara warga sipil.

Namun, mereka tidak memberikan bukti konkret untuk mendukung pernyataan tersebut. Menurut saksi mata, ledakan yang terjadi sangat dahsyat, menyebabkan tabung gas meledak dan menambah besarnya kobaran api yang menjulang setinggi 10 hingga 15 meter.

Banyak orang terperangkap di dalam api, dan upaya penyelamatan menjadi hampir mustahil.

Baca Juga: Satu Tahun Sejak Serangan Hamas ke Israel, Gencatan Senjata Penuh Masih Belum Jelas Kepastiannya

Ezzat, salah seorang saksi, menggambarkan suasana panik di lokasi kejadian, di mana api terus menyala dan benda-benda meledak.

Dia menyaksikan pemandangan mengerikan, termasuk mayat-mayat hangus yang terjebak dalam kobaran api.

Sementara itu, Maha Al Sarsak, seorang warga Gaza, menceritakan bagaimana dia dan ibunya berhasil melarikan diri, tetapi dua anggota keluarganya tidak selamat dari amukan api yang ganas.

Baca Juga: Berkat Pemberdayaan BRI, Pengusaha Jambu di Kudus Sukses Kembangkan Usaha

"Saya melihat kematian dengan mata kepala sendiri. Itu adalah pengalaman yang menakutkan," ungkapnya dengan tangisan.

Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, mengonfirmasi serangan tersebut dan kembali mengulang klaim bahwa rumah sakit itu berfungsi sebagai pusat komando Hamas.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan kepanikan di lapangan, dengan orang-orang berusaha keras memadamkan api yang melahap tenda-tenda dan fasilitas yang ada.

Halaman:

Tags

Terkini