news

Jokowi Rutin Kunjungi IKN setelah Turun Tahta, Adi Prayitno: Cukup sudah Jokowi, IKN itu urusan Prabowo Subianto

Minggu, 13 Oktober 2024 | 05:36 WIB
Joko Widodo. (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ungkapkan jika dirinya akan rutin mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah purna tugas, seiring dilantiknya Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih pada, 20 Oktober 2024 nanti.

Banyak yang menanyakan terkait kapasitas Jokowi setelah turun tahta akan rutin ke IKN dan apa relevansinya?

Hal semacam ini, dianggap tidak lazim dilakukan para pemimpin negeri ini sebelumnya. Karena cenderung pemimpin yang menggatikannya, dianggap tidak memiliki kemampuan sebagaimana dirinya memimpin.

Baca Juga: Presiden AS Biden Utus 6 Pejabat Tinggi Untuk Hadiri Pelantikan Prabowo

Mungkin akan lebih bijak jika dirinya tidak lagi membayang-bayangi kebijakan pemerintahan yang baru, walaupun ada anaknya Gibran Rakabuming Raka yang menjadi wakil presiden.

Bila tidak ingin dianggap ikut campur urusan pembangunan IKN, tentunya akan lebih elok jika kebijakan bagi keberlanjutan pembangunannya diserahkan kepada Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih.

Seperti diketahui, IKN merupakan proyek mercusuar dan syahwat politik Jokowi, kemudian menjadi polemik belakangan ini, secara sepihak Jokowi menyatakan kalau ide pembangunan IKN merupakan keinginan rakyat Indonesia.

Baca Juga: Akhirnya Polisi Ungkap Sebab Meledak dan Terbakarnya Speedboat Bella 72, Hingga Menewaskan Cagub Malut Benny Laos

Pernyataan tersebut dinilai blunder baru Jokowi, dan kini harus berhadapan dengan ratusan juta rakyat negeri ini, yang mempertanyakan kebenaran ucapannya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebut Jokowi sudah kehilangan relevansinya seiring Prabowo berkuasa. Pasalnya, Jokowi sudah bukan pejabat negara.

"Problemnya kan Jokowi ke IKN dalam kapasitas sebagai apa kalau sudah tidak lagi jadi presiden?" ujarnya pada, Sabtu (12/10/2024) dikutip InsiberNews.

Baca Juga: Buntut Rencana PSSI Kirim Surat Protes ke FIFA, Ternyata Pertandingan Indonesia Vs Bahrain Bisa Diulang?

Pakar dan analis politik Indonesia ini menilai, Jokowi mungkin dapat beralasan bahwa putra sulungnya, Gibran Rakabuming, adalah wakil presiden terpilih yang boleh jadi akan berkantor di IKN kelak.

"Tapi kalau sekadar berkunjung, bermain, lihat-lihat IKN, tentu tidak ada signifikansinya," jelas dia.

Halaman:

Tags

Terkini