INSIBERNEWS - Jumlah korban tewas di Gaza terus meningkat di tengah konflik yang berlangsung selama setahun terakhir.
Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola oleh Hamas pada Rabu (9/10/2024), tercatat sudah 42.010 warga Palestina tewas akibat pertempuran yang terjadi di wilayah tersebut.
Krisis ini dimulai ketika Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Gaza sebagai respons terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Serangan tersebut melibatkan jet tempur, rudal, dan drone yang menggempur hampir seluruh penjuru Gaza.
Meski ada upaya negosiasi gencatan senjata, upaya tersebut menemui jalan buntu.
Baca Juga: Ingatkan Keadaan Global Sedang Rawan, Prabowo: Ada Pemimpin Dunia yang Tak Arif
Israel hingga kini belum bersedia menarik pasukannya dari Gaza, yang menjadi salah satu syarat untuk menghentikan kekerasan.
Kondisi di Timur Tengah semakin kompleks dan memanas sejak konflik ini bermula. Selain Hamas, Israel juga menghadapi ketegangan dengan Iran dan Hizbullah di Lebanon.
Ketegangan ini menunjukkan bahwa krisis di Gaza tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga berpotensi mengancam stabilitas regional.