Situasi ini dapat menyebabkan stres dan tekanan mental, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kualitas keputusan hukum yang diambil.
Ketidakpuasan ini juga berpotensi memicu praktik korupsi, di mana hakim tergoda untuk menerima suap guna menambah pendapatan.
Dengan menaikkan gaji hakim, pemerintah dapat mengurangi risiko tersebut dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.
Selain itu, penyesuaian gaji dapat meningkatkan citra sistem peradilan di mata masyarakat.
Ketika hakim merasa dihargai dan diperhatikan, mereka akan lebih termotivasi untuk memberikan putusan yang adil dan profesional.***