INSIBERNEWS - Hakim di Indonesia resah karena gaji mereka tidak kunjung naik selama 12 tahun padahal harga berang-barang udah meningkat.
Oleh karena itu para hakim merasakan angin segar ketika Prabowo SUbianto menjanjikan akan menaikkan gaji hakim pada kampanye Pilpres.
Saat ini, Prabowo Subianto merupakan presiden terpilih yang akan segera dilantik menjadi Presiden Indonesia.
Baca Juga: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Bahrain Didenda FIFA Rp182 Juta
Dilansir INsibernews dari akun Twitter @BosPurwa (10/10/2024), terdapat video Prabowo pada acara KPK yang menjanjikan akan mensejahterakan hakim dengan cara menaikkan gaji mereka.
“Kualitas hidupnya ini harus dijamin dan juga diperbaiki, contoh hakim. Di negara-negara yang maju, yang harus kita pelajari, hakim-hakim, terutama hakim tertinggi, hakim agung, itu dijamin jabatannya seumur hidup,” ungkap Prabowo.
Mengingat janji kampanye Prabowo tersebut, para hakim segera menagih kenaikan gaji bahkan sebelum Prabowo dilantik menjadi presiden.
Baca Juga: Korut Umumkan Penutupan Permanen Perbatasan dengan Korsel, Hubungan Kian Memanas
Menaikkan gaji hakim merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan integritas sistem peradilan.
Hakim memainkan peran krusial dalam menjaga keadilan dan menegakkan hukum, sehingga mereka harus mendapatkan imbalan yang setimpal dengan tanggung jawab yang diemban.
Gaji yang cukup tidak hanya akan meningkatkan motivasi hakim, tetapi juga memastikan bahwa mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik tanpa terbebani oleh masalah finansial.
Saat ini, banyak hakim yang menghadapi tantangan ekonomi akibat gaji yang stagnan, sementara biaya hidup terus meningkat.
Artikel Terkait
Miris! Ada Hakim Terjerat Pinjol Gegara Pengen Pulang Kampung
Tuntut Gaji Naik, Ternyata Hakim di Indonesia Miliki Kesehatan Mental dan Harapan Hidup Buruk!
Janji Bakal Naikan Gaji Hakim Di Indonesia, Prabowo : Sabar, Sudah Saya Rencanakan
12 Tahun Gaji Tak Naik, Para Hakim Indonesia Gelar Gerakan Cuti Massal
Di Balik Tuntutan Kenaikan Gaji Hakim, Ternyata Ada Beban Berat di Baliknya, Apa Saja?