Banyak hakim bekerja dalam lingkungan yang tidak mendukung, dengan jam kerja panjang dan minimnya dukungan psikologis.
Kurangnya waktu untuk istirahat dan refleksi dapat memperburuk kondisi mental mereka.
Ketika kesehatan mental terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh hakim itu sendiri, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas keputusan yang diambil.
Putusan yang dibuat dalam keadaan mental yang buruk dapat berisiko merugikan keadilan.***