Menurut Daniel Johan, akan ada bencana jika ekologi laut rusak akibat adanya ekspor pasir laut.
“Kami mewanti-wanti pemerintah untuk kembali mempertimbangkan kebijakan ini karena ekspor pasir bisa menyebabkan ekologi laut terancam bencana,” ujar Daniel Johan.
Baca Juga: Makassar Heboh! Seorang Ibu Dibacok Anak Kandungnya Gegara Diminta Beresin Rumah!
“Dan bila terjadi bencana ekologi, itu bisa merugikan Indonesia berkali-kali lipat dibandingkan keuntungan yang didapat,” tambahnya.
Sedangkan Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus berpendapat bahwa ekspor pasir laut tidak hanya bersifat merusak biota laut saja tetapi juga bisa merusak pulau-pulau.
Hal ini terbukti dengan rusaknya pulau-pulau akibat adanya penambangan pasir laut secara berlebihan.
Baca Juga: Parah! Beredar Video Mesum Seorang Guru dan Murid di Gorontalo, Akhirnya Dilaporkan ke Polisi
“Dulu kan dihentikan kenapa, karena dulu sangat merusak. Tidak saja di laut. Karena merusak biota, atau katakanlah ekologi gitu ya, di laut. Tapi juga kemudian dia merusak pulau-pulau,” ungkap Deddy Yevri Sitorus.
“Jadi pulau-pulau pesisir kita itu banyak yang rusak karena penambangan pasir yang masif dulu,” lanjutnya.***