INSIBERNEWS - Penyanyi Fanny Soegi baru-baru ini mengungkapkan ketidakpuasan terkait royalti dari lagu 'Asmalibrasi,' yang merupakan hasil karyanya bersama band lamanya, Soegi Bornean.
Melalui akun media sosialnya, Fanny Soegi mengeluhkan bahwa meskipun lagu tersebut meraih royalti hingga ratusan juta rupiah, ia tidak merasakan manfaat yang sesuai.
Baca Juga: Penasaran! Kenapa Kalau Habis Kehujanan Bisa Menyebabkan Pilek?
"Bayangkan, lagu Asmalibrasi yang populer di mana-mana, penciptanya sampai harus meminjam uang untuk membayar sekolah anaknya," tulis Fanny di Twitter pada 8 September 2024.
Klaim ini menarik perhatian banyak netizen, yang mendorong Soegi Bornean Musik untuk memberikan klarifikasi.
Pada 9 September 2024, mereka menyatakan lewat Instagram bahwa distribusi royalti telah dilakukan sesuai dengan perjanjian yang ada dan siap untuk melakukan rekonsiliasi jika diperlukan.
Baca Juga: Ramalan Cuaca Jakarta dan Sekitarnya untuk 11 September 2024
Kasus ini menyoroti pentingnya pengelolaan hak cipta dan royalti dalam industri musik di Indonesia. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021, royalti adalah kompensasi yang diterima atas penggunaan hak cipta.
Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memiliki peran penting dalam mengatur pengelolaan dan distribusi royalti.
Baca Juga: Upaya Jaga Lingkungan Aman Kondusif, Polsek Cibatu Sambangi Pos Satpam
Lembaga ini bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan membagikan royalti berdasarkan data yang terintegrasi, memastikan pembayaran dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peraturan tersebut juga mencakup tata cara pembayaran royalti untuk penggunaan komersial lagu, yang harus dilakukan sesuai perjanjian lisensi dan langsung melalui LMKN.
Baca Juga: Masih Bingung? Simak Tutorial Cara Menggunakan APAR yang Benar
Jika pencipta atau pemilik hak cipta belum menjadi anggota lembaga manajemen, royalti akan disimpan dan diumumkan oleh LMKN selama dua tahun sebelum didistribusikan. Apabila mereka menjadi anggota dalam periode tersebut, royalti akan segera didistribusikan.