Kedua, terapi perilaku dialektika. Terapi perilaku dialektis membantu seseorang mengenali kapan perasaan atau Tindakan mereka mengganggu atau tidak sehat.
Baca Juga: YouTuber Winson Reynaldi Di Kecam Warganet Gegara Dirinya Parodikan Paus Fransiskus
Seorang terapis dialektis akan mengajar beberapa keterampilan yang dapat membantu orang yang berisiko bunuh diri untuk mengatasi situasi buruk dengan cara yang efektif.
Kemudian, terakhir adalah strategi perawatan kolaboratif. Upaya ini merupakan pendekatan berbasis tim untuk perawatan Kesehatan mental, yang menyediakan layanan kesehatan mental untuk mengembangkan rencana perawatan terhadap seorang yang berisiko bunuh diri.
Selain itu, perawatan kolaboratif menjadi cara yang efektif untuk mengobati depresi dan mengurangi pikiran untuk bunuh diri.***
Baca Juga: Cermati! Ada di Sekitar, 7 Tanaman Daun Bermanfaat sebagai Anti Kanker dan Cara Konsumsi Tepat
Disclaimer: Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun dalam melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.***