INSIBERNEWS - Presiden Jokowi yang akan pensiun dari jabatannya pada Oktober 2024 ternyata meninggalkan kondisi ekonomi yang dinilai berbahaya.
Ancaman serius yang terjadi pada ekonomi Indonesia ini akan dilimpahkan oleh Presiden Jokowi ke Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Sejumlah masalah ekonomi serius saat ini adalah deflasi berkepanjangan, penurunan kelas menengah, anjloknya industri manufaktur, dan tingginya angka PHK.
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @narasinews (8/9/2024), salah satu masalah ekonomi yang terjadi jelang akhir masa kepemimpinan Presiden Jokowi adalah deflasi.
Deflasi ini telah terjadi selama 4 bulan secara berturut-turut sejak Mei hingga Agustus 2024.
Menurut data BPS, berikut nilai deflasi selama 4 bulan terakhir:
- Mei : -0,03%
- Juni : -0,08%
- Juli : -0,18%
- Agustus : -0,03%
Baca Juga: Wow! Punya Kekayaan Rp20 Triliun, Selena Gomez Menjadi Miliarder Termuda AS
Indonesia pernah mengalami deflasi pada masa krisis yaitu pada krisis moneter 1999, krisis ekonomi global 2008, dan pandemi 2020.
Deflasi merupakan penurunan umum dalam harga barang dan jasa di suatu perekonomian.
Fenomena ini bertolak belakang dengan inflasi, di mana harga-harga cenderung meningkat.
Baca Juga: Warga Miskin Kota Gerudug Rumah Anies Baswedan untuk Desak dan Sampaikan Aspirasi, Apa Tuntutannya?
Deflasi dapat terjadi akibat penurunan permintaan agregat, peningkatan pasokan barang, atau kebijakan moneter ketat.