INSIBERNEWS - Sudah 20 tahun sejak terjadinya pembunuhan kepada Munir Said Thalib namun hingga kini dalang dari pembunuhan tersebut masih bisa bergerak bebas.
Masyarakat hingga kini masih menuntut pemerintah untuk memberikan keadilan kepada Munir dan mengungkapkan siapa dalang dibalik pembunuhan ini.
Munir merupakan aktivis yang meninggal pada 7 September 2024 dalam penerbangannya menuju Belanda.
Pada saat autopsi, ditemukan bahwa ada racun arsenik dengan dosis yang fatal di dalam tubuh Munir. Dalam kematian Munir ini dinilai ada keterlibatan dari aparat negara.
Hingga saat ini masyarakat menilai bahwa apa yang dialami oleh Munir merupakan kasus pelanggaran HAM berat.
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @najwashihab (7/9/2024), warga sipil melakukan penyegelan terhadap Kantor Komnas HAM pada Jumat (6/9/2024).
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti Ban Mobil dan Motor? Wajib Tahu Tandanya!
Dengan membentangkan banner besar bertuliskan tagar usut tuntas kasus Munir.
Di dalam banner tersebut juga bertuliskan “BERDASARKAN KEPUTUSAN MASYARAKAT SIPIL GEDUNG INI DISEGEL RAKYAT,”.
Hal tersebut dilakukan oleh warga karena belum ditetapkannya kasus pembunuhan Munir sebagai pelanggaran berat terhadap HAM.
Masyarakat juga memasang rantai dengan gembok yang diikatkan ke pagar Komnas HAM.
Baca Juga: Tuai Kritik! Negara Bisnis e-Materai ke Pelamar CPNS melalui Peruri