news

Perayaan HUT RI di Jembatan Pulau Balang Dicegat Polisi, Ada Apa?

Minggu, 18 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Sejumlah pemuda yang rayakan HUT RI di Jembatan Pulau Balang dicegat polisi (Instagram @narasinewsroom)

Salah satu anggota Koalisi Tanah untuk Rakyat, Iqbal Damanik menyampaikan bahwa adanya oligarki dalam pemerintahan Presiden Jokowi.

Tidak hanya itu saja, tetapi adapun banyak masalah di masyarakat dan juga lingkungan hidup.

Baca Juga: Terungkap! Ini Analisis Psikologi Forensik pada Kasus Dokter Mahasiswa PPDS Undip Bunuh Diri

“Kami resah atas rezim Presiden Jokowi yang setelah dua periode ini mewariskan banyak persoalan untuk lingkungan hidup dan masyarakat tapi di sisi lain memberikan karpet merah untuk oligarki,” ujar Iqbal Damanik.

“Misalnya dengan izin penguasaan lahan 190 tahun di IKN, ibarat mengobral Tanah Air,” lanjutnya.

Saat kegiatan tersebut dicegat oleh polisi, mereka ditanyai mengenai perizinan untuk melakukan aksi tersebut.

Baca Juga: Presien Jokowi Bagai Obral Tanah Air Karena Kebijakan Hak Guna Usaha hingga 190 tahun di IKN

Namun Koalisi Tanah untuk Rakyat membantah bahwa mereka sedang melakukan aksi, mereka mengaku hanya sedang merayakan HUT RI saja.

“Tidak ada yang melarang Pak untuk menyampaikan aspirasi. Kan ada aturannya Pak. Naik di situ kan ada standar SOP-nya Pak,” ujar salah seorang polisi.

“Ini kan acara 17an Pak, bukan acara biasa. Kami merayakan 17 Agustus,” jawab Korlap Koalisi Tanah untuk Rakyat.

Baca Juga: AHY Menang Kostum Terbaik di Upacara Hut ke 79 RI, Dapat Sepeda Spesial dari Jokowi

Alasan polisi mencegat kegiatan tersebut adalah demi keselamatan, namun Koalisi Tanah untuk Rakyat menganggap bahwa aksinya tidak mengganggu siapa-siapa.

Maka Koalisi Tanah untuk Rakyat menyampaikan bahwa setelah melakukan aksinya tersebut mereka akan kembali mencopot spanduk dan bubar dengan tertib.***

Halaman:

Tags

Terkini