Mantan pasien gagal ginjal ini bernama Muhamad Riski yang melakukan cuci darah 2 kali seminggu selama 3 tahun, hingga akhirnya ia mendapatkan transplantasi ginjal sehingga bisa pulih.
Ia mengaku bahwa hampir setiap hari mengonsumsi kopi atau teh kemasan saat bersekolah.
Baca Juga: Parah! Menkominfo Lepas Tangan Soal Bocornya Data pada Pencatutan NIK di Pencalonan Dharma Pongrekun
“Di SMP saya sering minum kopi dan teh kemasan beli di minimarket. Hampir setiap hari beli itu,” ungkap Riski.
Dilansir dari situs Kemenkes, ternyata Indonesia menempati posisi ke-3 di Asia Tenggara yang suka mengkonsumsi minuman manis.
Perlu diketahui bahwa batas konsumsi gula, garam, dan lemak yang disarankan Kemenkes adalah 50 gram atau 4 sendok makan gula per harinya.
Maka dari itu, mengkonsumsi minuman manis secara berlebih akan sangat membebani ginjal.***