Waspada! Banyak Kasus Gagal Ginjal Anak Haruskan Cuci Darah 2-3 Kali Seminggu, Ini Sebabnya

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Jumat, 16 Agustus 2024 | 21:43 WIB
Gagal ginjal anak semakin marak, waspada konsumsi minuman manis berlebih (Pixabay)
Gagal ginjal anak semakin marak, waspada konsumsi minuman manis berlebih (Pixabay)

INSIBERNEWS - Saat ini banyak usia muda yang harus menjalani cuci darah 2-3 kali dalam seminggu akibat gagal ginjal anak.

Penyakit gagal ginjal pada anak merupakan kasus serius yang sebenarnya sangat bisa dihindari dengan mengatur pola hidup sehat.

Gagal ginjal anak adalah kondisi medis serius di mana ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Gaji ASN Sudah Dirangcang Naik APBN 2025, Keputusan Prabowo Disebut Jadi Penentunya

Ginjal berperan penting dalam menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah, serta menjaga keseimbangan elektrolit dan asam-basa tubuh.

Ketika ginjal gagal, limbah dan cairan ini dapat menumpuk, menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Penyebab gagal ginjal pada anak bisa bervariasi. Infeksi ginjal berat, kelainan bawaan, atau penyakit autoimun adalah beberapa di antaranya.

Baca Juga: Soal Skandal Pencatutan NIK untuk Pencalonan Dharma Pongrekun, Ahli Hukum : Tindak Pidana Pilkada!

Kondisi ini dapat mengakibatkan gejala seperti pembengkakan pada tubuh, penurunan jumlah urin, atau kelelahan ekstrem.

Dikutip InsiberNews dari akun Instagram @ngomogninuang (16/8/2024), menurut dokter spesialis anak di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), per akhir JUli 2024 terdapat 30 pasien anak gagal ginjal.

Pasien gagal ginjal anak ini harus menjalani cuci darah sacara rutin 2 hingga 3 kali dalam seminggu.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lakukan Pidato Kenegaraan Terakhir, Rocky Gerung: Saya Tak Ingin Mendengar!

Terdapat salah satu mantan pasien gagal ginjal yang sering meminum minuman manis sehingga menyebabkan ginjalnya rusak.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X