INSIBERNEWS - Saat ini banyak usia muda yang harus menjalani cuci darah 2-3 kali dalam seminggu akibat gagal ginjal anak.
Penyakit gagal ginjal pada anak merupakan kasus serius yang sebenarnya sangat bisa dihindari dengan mengatur pola hidup sehat.
Gagal ginjal anak adalah kondisi medis serius di mana ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Gaji ASN Sudah Dirangcang Naik APBN 2025, Keputusan Prabowo Disebut Jadi Penentunya
Ginjal berperan penting dalam menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah, serta menjaga keseimbangan elektrolit dan asam-basa tubuh.
Ketika ginjal gagal, limbah dan cairan ini dapat menumpuk, menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Penyebab gagal ginjal pada anak bisa bervariasi. Infeksi ginjal berat, kelainan bawaan, atau penyakit autoimun adalah beberapa di antaranya.
Baca Juga: Soal Skandal Pencatutan NIK untuk Pencalonan Dharma Pongrekun, Ahli Hukum : Tindak Pidana Pilkada!
Kondisi ini dapat mengakibatkan gejala seperti pembengkakan pada tubuh, penurunan jumlah urin, atau kelelahan ekstrem.
Dikutip InsiberNews dari akun Instagram @ngomogninuang (16/8/2024), menurut dokter spesialis anak di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), per akhir JUli 2024 terdapat 30 pasien anak gagal ginjal.
Pasien gagal ginjal anak ini harus menjalani cuci darah sacara rutin 2 hingga 3 kali dalam seminggu.
Baca Juga: Presiden Jokowi Lakukan Pidato Kenegaraan Terakhir, Rocky Gerung: Saya Tak Ingin Mendengar!
Terdapat salah satu mantan pasien gagal ginjal yang sering meminum minuman manis sehingga menyebabkan ginjalnya rusak.
Artikel Terkait
Tidak Sama! Ini Bedanya Penyakit GERD dan Maag
Keris Kyai Sengkelat Milik Sunan Kalijaga, Mampu Menangkap Kilat Dan Memusnahkan Wabah Penyakit
Ribuan Warga Terkena Penyakit Saluran Pernapasan ISPA, Pemkab Purwakarta Mengambil Langkah Begini
Wajib Diketahui, 8 Jenis Minuman yang Bisa Bersihkan Ginjal, Mencegah Kerusakan dan Risiko Penyakit
Sering Sakit Ulu Ati dan Engap? Pertanda Miliki Penyakit Maag, Bedakan dengan Asam Lambung