news

Tragis! Dokter Muda FK Undip Tewas Bunuh Diri, Diduga karena Dibully di RSUP Kariadi

Kamis, 15 Agustus 2024 | 15:02 WIB
Ilustrasi dokter muda bunuh diri (Istimewa)

INSIBERNEWS - Viral seorang mahasiswi kedokteran spesialis Universitas Diponegoro (Undip) berusia 30 tahun ditemukan tewas bunuh diri karena mengalami perundungan atau bullying.

Mayat tersebut ditemukan di kamar kosnya. Polisi menyebut korban tewas usai menyuntikkan obat penenang di tubuhnya sendiri.

Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Agus Hartono menyebut pihaknya mendatangi lokasi kamar kos di Kelurahan Lempongsari, Semarang pada Senin (12/8) pukul 23.00 WIB. Dia ditemukan tewas dengan wajah kebiruan dan posisi miring seperti orang sedang tertidur.

Baca Juga: 5 SMA Terbaik di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Apakah Bisa Menebaknya?

"Mukanya biru-biru sedikit sama pahanya, seperti orang tidur," ujarnya.

Agus menyebut laporan tersebut berawal dari kecurigaan karena korban tak bisa dihubungi sejak pagi oleh pacarnya. Saat itu, kamar kos korban terkunci dari dalam dan rekan korban sempat mengira yang bersangkutan tak ada di kamar.

"Pagi jam 7 atau jam 8 itu pacarnya telepon, ditelepon nggak diangkat-angkat padahal berdering. Nah minta tolong temennya itu, temennya itu kok dicek tutupan mungkin di kos-kosan Tembalang sana, dicek ke Tembalang sana kosong. Akhirnya balik lagi ke sana dicek sama ibu kosnya mau dibuka pakai kunci serep nggak bisa karena dikunci dari dalam, akhirnya panggil tukang kunci dan ditemukan sudah meninggal," jelasnya.

Baca Juga: Desain Dapur 2x4 Meter, Tips Cerdas Memanfaatkan Ruang Terbatas dengan Maksimal

Korban diketahui tengah menempuh Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Prodi Anestesi di Undip. Polisi menyebut korban sudah menempati kos di Lempongsari sekitar 1 tahun.

Pihak kepolisian juga menemukan buku harian korban di kamar kos. Dalam buku tersebut yang bersangkutan menceritakan beratnya menjadi mahasiswa kedokteran dan menyinggung urusan dengan seniornya.

Mengetahui kejadian tersebut, orang tua korban langsung datang ke lokasi setelah mendapat laporan. Kini korban langsung dibawa pulang tanpa diautopsi.

Melihat peristiwa ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun turun tangan. Mereka juga melakukan investigasi demi mengungkap kasus perundungan tersebut.

Baca Juga: BRI Liga 1 2024: Ini 8 Pemain Asing Persib Bandung, Ada Top Skor Musim Sebelumnya

Selama proses investigasi, Kemenkes juga menghentikan sementara program studi anestesi Fakultas Kedokteran (FK) Undip Semarang di RSUP DR Kariadi.

Halaman:

Tags

Terkini