INSIBERNEWS - Adanya taktik manipulasi politik terendus Pakar Hukum Tata Negara jelang Pilkada Jakarta 2024.
Semula Pilkada Jakarta diisukan akan mengusung Ridwan Kamil sebagai Cagub yang akan melawan kotak kosong.
Namun kemudian muncul isu adanya lawan boneka yang akan dimajukan dalam Pilkada Jakarta guna memenangkan suara Ridwan Kamil.
Baca Juga: Mengapa Minum Kopi Tanpa Gula dan Susu Adalah Pilihan Terbaik untuk Kesehatan
Karena dikhawatirkan apabila dalam Pilkada 2024 melawan kotak kosong maka ada kemungkinan justru kotak kosong yang akan menang.
Oleh karena itu diciptakanlah lawan yang lebih lemah agar calon yang diusung oleh penguasa dapat menang yang dalam hal ini adalah Ridwan Kamil.
Dikutip INSIBERNEWS dari kanal YouTube Refly Harun (15/8/2024), diunggah video pembahasan mengenai Pilkada 2024 DKI Jakarta.
Baca Juga: Mengapa Bunga Selalu Menyentuh Hati: Keajaiban di Balik Kesukaan Wanita terhadap Karangan Bunga
Video tersebut diberi judul KELICIKAN YANG SEMPURNA! RK & KIM PLUS TAK LAWAN KOTAK KOSONG! ISTANA SIAPKAN LAWAN ‘BONEKA’!
Menurut Ketua DPP PAN, Saleh P. Daulay menyatakan bahwa tidak akan ada kotak kosong pada Pilkada Jakarta.
Karena sudah ada calon independen yang mendaftar, jadi masyarakat tetap memiliki pilihan.
Baca Juga: Kacau! Ini Sederet Pasal yang Dilanggar BPIP Karena Peraturan Wajib Lepas Jilbab untuk Paskibraka
Menanggapi hal tersebut, Refly Harun yang merupakan Pakar Hukum Tata Negara menganggap pernyataan tersebut hanya merupakan manipulasi politik dan hanya basa-basi belaka.