INSIBERNEWS - Imane Khelif merupakan petinju asal Aljazeir, dan pemenang mendali emas dalam kejuaraan Olimpiade Paris 2024.
Sebelumnya nama Imane Khelif masuk dalam sebuah perdebatan yang tidak menyenangkan tentang isu gendernya.
Terlahir sebagai perempuan, dan tidak mengidentifikasi dirinya sebagai transgender atau semacamnya.
Baca Juga: Setelah 12 Tahun, Kim Jaejoong Akhirnya Bakal Konser di Jakarta!
Serta didukung oleh Komite Olimpiade Internasional, yang menegaskan ini bukan pertarungan antara seorang pria dan wanita. Namun, Khelif telah menghadapi banyak tuduhan dan pelecehan atas gendernya.
Khelif akhirnya melakukan pengaduan pidana atas dugaan tindakan pelecehan siber ke otoritas Prancis.
Dalam pengaduan tersebut disebutkan beberapa nama tokok terkenal seperti JK Rowling dan Elon Musk.
Baca Juga: Tak Hanya Diabetes, Gangguan Pendengaran Diduga Akan Jadi Momok Masalah Kesehatan Generasi Muda!
Keduanya disebutkan dalam pengaduan pidana yang diajukan ke otoritas Prancis atas dugaan "tindakan pelecehan dunia maya yang parah" terhadap petinju Aljazair dan juara Olimpiade yang baru dinobatkan, Imane Khelif.
Pengacara Khelif yakni Nabil Boudi, mengonfirmasi hal tersebut. Kedua nama itu disebutkan dalam isi pengaduan, yang diunggah ke pusat anti-kebencian daring di Kantor Kejaksaan Paris.
Ajukan gugatan terhadap X, yang berarti gugatan itu bertujuan kepada orang-orang tidak dikenal menurut hukum Prancis.
Baca Juga: Lee Dong Wook Ungkap Dirinya Tak Lagi Bisa Berkencan Karena Hal Ini!
Hal ini memastikan bahwa jaksa penuntut memiliki keleluasaan untuk dapat menyelidiki semua orang.
Nabil Boudi mengatakan JK Rowling dan Elon Musk disebutkan dalam gugatan tersebut. Serta menambahkan jika Donald Trump juga akan menjadi bagian dari penyelidikan.