news

Dukung program ketahanan pangan, KTH Purwakarta bersama Ketua DPRD Jabar Canangkan Bantuan Pupuk Organik Petani

Jumat, 9 Agustus 2024 | 17:26 WIB
Foto kelompok tani hutan(KTH) Purwakarta bersama Ketua DPRD Jabar Canangkan Pupuk Organik Petani. (Dok.KTH pwk)

INSIBERNEWS, Purwakarta - Dalam rangka mendukung program Pemerintah pelaksanaan ketahanan pangan Ketua KTH bersama Kelompok Tani Hutan Kabupaten Purwakarta yang di canangkan oleh Pemerintah melalui intruksi presiden sekarang telah di laksanakan dan dipelopori oleh ketua DPRD Jawa Barat Brigjen TNI Purn Taufik Hidayat dari fraksi Gerindra.

Pihaknya sudah mulai melakukan pergerakan untuk membantu masyarakat khususnya para petani, Jumat (9/8/2024)

Agus Hadinata selaku Penggiat petani Purwakarta Mengatakan
para petani membutuhkan bantuan bantuan alat pertanian, pupuk organik, beserta penyuluhan atau sosialisasi, bagaimana tatacara penggunaan pupuk organik tersebut.

Baca Juga: Mengaku Debt Collector, Polres Purwakarta Ringkus Dua Pelaku Perampasan Motor Di Jalan

"Untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan efisiensi penggunaan pupuk, baik pada lahan sawah maupun lahan kering,” ujarnya.

Dengan pupuk buatan banyak manfaatnya
pertama pupuk organik cair (POC) ini terbuat dari limbah sayur sayuran yang tidak terpakai, baik dari limbah rumah tangga maupun dari pasar, maka dengan di buatnya pupuk organik cair ini.

"Pertama, pencemaran lingkungan dari limbah limbah bisa teratasi kedua, bahan limbah ini mudah di dapat dari pasar, dan mengurangi pembiayaan kebersihan limbah menguntungkan kedua belah pihak baik oleh petani dan pengelola pasar, Ketiga, biaya yang di keluwarkan untuk pembuatan pupuk organik ini relative lebih murah daripada pembelian pupuk kimia , dan hasilnya pun jauh lebih bagus menggunakan pupuk organik." paparnya.

Baca Juga: Unik Banget! Pos Bloc Jakarta Gelar Lomba Tidur Dalam Rangka Rayakan Hut RI

Pembiayaan pupuk buat para petani cenderung lebih besar biaya pupuknya, dengan adanya pembuatan pupuk organik cair (POC) ini yang di sosialisasikan dan di bantu oleh Ketua DPRD Jawabarat,maka akan terjadi pengurangan budget ,biasanya pemakaian pupuk lebih besar nanti bisa menurun pembiayaan sampai 60%.

“Artinya dengan pola seperti itu para petani tidak di beratkan oleh pupuk hasil pertanian dan juga lebih bagus, pemanfaatan limbah yang mencemari ahirnya juga jadi produktive, termasuk sisa sisa limbah akan menjadi pupuk kompos yang bermanfaat."jelasnya.

Selanjutnya pihaknya selain penyediaan fasilitas untuk pembuatan pupuk organik Brigjen.

TNI Purn.Taufik Hidayat selaku anggota DPRD Jawabarat dari partai Gerindra, sudah melakukan penyuluhan ke Kelompok Tani Hutan (KTH) untuk di sebar luaskan serta melakukan pembinaan pembuatan pupuk organik yang sudah di lakukan selama tujuh bulan alhamdulillah hasilnya luar biasa.

Baca Juga: Tau Gak Sih? Ini Loh Pentingnya Air Putih bagi Kesehatan Manusia

“Dalam jangka panjangnya Bp. Taufik Hidayat berharap kedepannya program ini tidak hanya di laksanakan oleh beberapa daerah d kabupaten tetapi bisa menyeluruh se-Indonesia sehingga ketahanan pangan yang di canangkan dan di gadangkan oleh pemerintah bisa di rasakan dan di nikmati secara menyeluruh manfaatnya bagi para petani seluruh indonesia,”Ujar Agus.

Halaman:

Tags

Terkini