Banyak pelaku usaha dan masyarakat menghadapi hambatan dan keterlambatan yang disebabkan oleh prosedur yang tidak efisien.
Hal ini dapat menambah biaya dan mengganggu rantai pasokan, terutama bagi usaha kecil dan menengah.
Baca Juga: Unik Banget! Pos Bloc Jakarta Gelar Lomba Tidur Dalam Rangka Rayakan Hut RI
Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai adanya tindakan penyalahgunaan wewenang, seperti pungutan liar atau penilaian yang tidak konsisten terhadap barang-barang impor.
Situasi ini menimbulkan ketidakpastian dan ketidakadilan bagi pelaku usaha yang harus menghadapi biaya tambahan yang tidak semestinya.
Kurangnya transparansi dalam pengawasan dan penegakan hukum juga menjadi masalah.
Masyarakat sering merasa bahwa mereka tidak mendapatkan informasi yang jelas mengenai peraturan dan tarif bea cukai yang berlaku.
Mengingat hal tersebut, seorang netizen di Twitter memperingatkan Veddriq akan adanya Bea Cukai yang bisa saja mengenakan tarif untuk medali emas yang ia bawa pulang.
“Jangan senyum2 Veddriq, Bea Cukai CGK menantimu,” ketik akun @rizkidwika mengingatkan.
Baca Juga: Memahami Mindful Eating: Cara Makan yang Lebih Sadar dan Sehat
Menanggapi hal tersebut Start Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo meyakinkan bahwa Bea Cukai akan memfasilitasi dan membebaskan bea masuk.
Tidak lupa Yustinus Prastowo juga mengucapkan selamat kepada Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah atas kemenangannya di masing-masing cabang olahraga.
“Selamat Veddriq dan Rizki! Luar biasa capaian di Paris. Emas yang begitu bermakna bagi Indonesia,” ketik Yustinus Prastowo pada akun Twitternya @prastow.