INSIBERNEWS - Delegasi Komisi Lingkungan Hidup Parlemen Jepang mengunjungi Jakarta Recycle Center (JRC) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/8).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat kerja sama dan hubungan persahabatan antara Jepang dan Indonesia dalam bidang pengelolaan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah.
Baca Juga: Sedang Hamil Besar, Jessica Iskandar Tidak Lewatkan Antar Jemput Sekolah Don
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Asep Kuswanto menyambut hangat kedatangan para delegasi Jepang tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Jepang atas dukungan yang diberikan, termasuk pembangunan JRC juga merupakan hasil kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Osaki, Jepang.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Jepang, terutama kontribusi melalui Jakarta Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam membantu pembangunan infrastruktur dan pengembangan sistem pengelolaan sampah di Jakarta," ujarnya.
Ia menambahkan, Jakarta terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dengan belajar dari teknologi dan pengalaman Jepang. "Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan sampah kami dengan memanfaatkan teknologi canggih dan tepat guna," katanya.
Asep berharap, kerja sama ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke bidang lainnya, seperti penanganan polusi udara dan pengelolaan air limbah. "Kami melihat banyak peluang untuk memperkuat sinergi di berbagai sektor lingkungan hidup," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Lingkungan Hidup Parlemen Jepang Shunsuke Mutai menyatakan kekagumannya terhadap upaya pengelolaan sampah di Jakarta. "Kami terkesan dengan langkah-langkah yang telah diambil Jakarta dalam mengatasi tantangan lingkungan. Ini adalah bukti nyata bahwa kota besar dapat mengelola masalah lingkungan secara efektif," katanya.
Mutai juga menyoroti pentingnya dekarbonisasi dan pengurangan sampah sebagai bagian dari upaya menekan emisi gas rumah kaca yang berbahaya. "Jepang memiliki teknologi canggih yang dapat membantu dalam pengelolaan sampah. Kami siap berbagi pengetahuan ini dengan Jakarta untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik," jelasnya.