news

Identitas Enam Anggota Densus 88 Lakukan Aksi Pengintaian Terhadap Jampidsus Kejagung, Disuruh Atasannya

Jumat, 31 Mei 2024 | 07:12 WIB
Ilustrasi anggota Densus 88 Mabes Polri dan Jampidsus Febrie Ardiansyah. (foto: Istimewa)

"Dia (Anggota Densus 88 Antiteror) tidak mengetahui aksi surveillance terhadap Pejabat Kejagung Jampidsus terkait dengan perkara korupsi yang ditangani. Dia hanya disuruh untuk melakukan penguntitan atau pengintaian," ucap sumber.

Namun lanjut sumber, beberapa anggota Densus 88 pun mengetahui kalau Jampidsus sedang menangani perkara Tindak Pidana Korupsi. Salah satunya perkara suaminya Sandra Dewi.

Baca Juga: Fakta Baru, 13 Orang Pemburu Di Taman Nasional Ujung Kulon Sudah Bunuh 26 Badak

Selain itu, aksi surveillance personel densus 88 baru diketahui dan terendus oleh tim pengawal pengamanan Jampidsus Kejagung pada Kamis malam 16 Mei, saat melakukan penguntitan di sebuah Restoran di Cipete, Jakarta Selatan. Saat itu Jampidsus Febrie tengah makan malam.

Dari 6 personel densus 88 polri yang melakukan pengintaian, satu anggota berinisial IM berhasil diamankan, dan 5 orang lainnya berhasil kabur.

Hingga kini, pihak polri dalam hal ini Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho belum memberikan penjelasan, begitupun Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana terkait aksi penguntitan terhadap Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.

Baca Juga: Saat Istirahat Di Trotoar Gading Serpong Tangerang, Seorang Pedagang Susu Keliling Tewas Dihantam Mobil

Sebelumnya, sejumlah anggota Densus 88 antiteror polri melakukan pengintaian atau penguntitan terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah saat makan malam di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Dari 6 anggota Densus 88 yang melakukan pengintaian, 1 orang diantaranya berhasil diamankan oleh Polisi Militer (PM) yang bertugas melaksanakan pengamanan dan pengawalan kepada Jampidsus atas perintah Jaksa Agung RI ST Burhanuddin.

Satu anggota Densus 88 Antiteror yang diamankan dan di interogasi berinisial IM

berpangkat Bripda. Sementara 5 anggota densus 88 berhasil kabur setelah aksi pengintaian terendus oleh pengawal PM.

Namun hingga kini belum diketahui motif dan tujuan sejumlah anggota Densus 88 polri melakukan pengintaian dan penguntitan terhadap Jampidsus Febrie Adriansyah, dan siapa atasan atau perwira tinggi (Pati) Polri yang memberikan perintah kepada anggota polisi dari kesatuan khusus bernama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Baca Juga: Hotman Paris Ungkap 5 Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Nyatakan Pegi Bukan Pelaku

Tak berhenti sampai disitu, pada Selasa (21/5) malam ada drone yang melakukan pemantauan diatas gedung Kejagung setelah diketahui oleh petugas keamanan dalam. Kemudian berlanjut pada Kamis (23/5), anggota polisi dari Polda Metro Jaya melakukan aksi konvoi yang diduga dipimpin oleh Bripda Zaky dengan membawa 12 personel dan menggunakan sepeda motor dan beberapa kendaraan taktis hingga rantis.

Belasan anggota polisi melakukan konvoi disekitaran gedung Kejagung. Bahkan sejumlah anggota polisi tersebut meminta izin dan memaksa masuk ke dalam lingkungan kantor Kejagung dengan alasan dalam rangka cipta kondisi Kamtibmas.

Halaman:

Tags

Terkini