news

Balita 3 Tahun di Karawang Diduga Dianiaya Dua Anak, Alami Luka Serius

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi - Balita 3 Tahun di Karawang Diduga Dianiaya Dua Anak, Alami Luka Serius (Istimewa)

INSIBERNEWS – Seorang balita laki-laki berusia 3 tahun di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penganiayaan oleh dua anak berinisial R (9) dan S (13).

Korban mengalami luka serius pada bagian alat kelamin setelah diduga dilukai menggunakan benda tajam.

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak tersebut kini ditangani Polresta Karawang. Polisi telah mengamankan kedua anak yang diduga terlibat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Krisis BBM Bali Mulai Mereda Usai Penerapan Aturan Ganjil Genap di SPBU

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kolong Jembatan Kereta Api Simpang Jomin, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, pada Senin (12/10/2026).

Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Muh Asim, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban hendak ikut bermain bersama kedua anak tersebut yang sedang memancing ikan.

Namun, situasi kemudian berubah menjadi dugaan tindak kekerasan terhadap korban.

"Anak R diduga mengajak anak S membawa gunting dan berniat akan mem-bully korban," kata Asim dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).

Baca Juga: Empat Petugas dan Relawan Gugur di TNBTS, Pemprov Jatim Perketat Antisipasi Karhutla

Menurut Asim, dugaan penganiayaan dilakukan menggunakan benda tajam dan tangan kosong. Korban mengalami luka robek dan pendarahan pada bagian alat kelamin, serta luka di sejumlah bagian tubuh lainnya.

"Celana korban dibuka, lalu alat kelamin korban ditusuk dengan tusuk sate dan digunting hingga mengalami luka robek dan berdarah. Korban juga diduga dipukul pada bagian wajah dan dada, sehingga mengalami luka di bahu kiri dan luka cakaran," ujarnya.

Setelah kejadian, salah satu anak yang diduga terlibat, yakni R, mengantarkan korban pulang ke rumah.

Baca Juga: Rahasia Aki Motor Matik Awet, Lakukan 4 Hal Ini Supaya Gak Tekor

Orang tua korban yang mengetahui kondisi anaknya kemudian segera bertindak. Bersama polisi, korban dibawa ke RS Siloam Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.

Halaman:

Tags

Terkini