news

Heboh Video Asusila Beratribut Kemenkes, Poltekkes Bandung Tegaskan Bukan Mahasiswinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:19 WIB
Poltekkes Kemenkes Bandung buka suara tentang beredarnya video asusila di media sosial yang menyeret nama kampus. (poltekkesbandung.ac.id)

INSIBERNEWS – Video asusila berdurasi 13 menit 3 detik yang viral di media sosial menyeret nama Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Bandung.

Menanggapi polemik tersebut, pihak kampus akhirnya memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa perempuan dalam video itu bukan mahasiswi mereka.

Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Poltekkes Kemenkes Bandung, @polkesbandung, pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Pihak kampus menyatakan telah melakukan penelusuran dan verifikasi secara mendalam untuk memastikan identitas sosok perempuan yang muncul dalam video tersebut.

Baca Juga: Polisi Ungkap Dugaan Penyebab 15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

“Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi mendalam yang telah dilakukan oleh pihak Poltekkes Kemenkes Bandung, individu yang terdapat dalam video tersebut bukan merupakan mahasiswi Poltekkes Kemenkes Bandung,” tulis pihak kampus dalam keterangannya.

Poltekkes Bandung Cek Atribut dan Logo dalam Video

Selain memverifikasi identitas perempuan tersebut, pihak kampus juga meneliti atribut yang terlihat dalam video viral itu.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seragam dan identitas visual yang dikenakan perempuan dalam video tidak sesuai dengan atribut resmi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bandung.

“Desain seragam, bentuk dan tata letak logo, serta identitas visual lainnya yang terlihat dalam video tersebut sama sekali tidak merepresentasikan seragam dan atribut resmi mahasiswa/i Poltekkes Kemenkes Bandung,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga: Malam Dingin Tapi Siang Gerah? Waspadai 5 Pemicu AC Mobil Kehilangan Tenaga

Dengan klarifikasi ini, pihak kampus menegaskan bahwa atribut yang terlihat dalam video tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkan sosok perempuan tersebut dengan institusi pendidikan kesehatan itu.

Poltekkes Kemenkes Bandung turut menyayangkan beredarnya video tersebut karena berpotensi merugikan nama baik dan reputasi institusi.

Pihak kampus pun mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terutama jika kebenarannya belum terverifikasi.

Masyarakat juga diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak ikut menyebarluaskan konten yang belum jelas asal-usul maupun kebenarannya.

Halaman:

Tags

Terkini