INSIBERNEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya memberikan klarifikasi terkait penemuan jenazah pria dalam kondisi terborgol di sebuah bangunan di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Bangunan tersebut sebelumnya ramai disebut-sebut sebagai gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
BGN dengan tegas membantah keterkaitan bangunan tersebut dengan program MBG. Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang dilakukan, lokasi penemuan jenazah itu dipastikan bukan gedung SPPG resmi.
Baca Juga: Ucapan ‘Enjoy’ Tuai Amarah, Ratu Dewa Akhirnya Minta Maaf ke Warga Palembang
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, mengatakan bangunan tersebut tidak memiliki identitas atau nomor registrasi SPPG yang resmi.
“Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang telah kami lakukan, bangunan tersebut bukan merupakan gedung SPPG dan tidak memiliki ID SPPG resmi,” ujar Tysa dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (10/10/2026).
Ia juga memastikan bangunan rumah bercat putih dan biru muda tersebut tidak pernah digunakan sebagai dapur untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis.
Baca Juga: Selamat Tinggal Lulus Otomatis, Mendikdasmen Siap Berlakukan Lagi Aturan Tinggal Kelas di 2027
“Di lokasi tersebut juga tidak pernah terdapat kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan Program MBG,” katanya.
BGN Tegaskan Bangunan Tak Terkait Program MBG
Tysa menjelaskan, bangunan yang menjadi lokasi penemuan jenazah itu juga tidak termasuk dalam daftar gedung yang terdampak kebijakan moratorium pembangunan maupun operasional SPPG.
Selain itu, berdasarkan penelusuran BGN, tidak ada mitra yang mengklaim kepemilikan bangunan tersebut sebagai bagian dari fasilitas program MBG.
“Dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Badan Gizi Nasional maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” tegas Tysa.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Palmerah, Minibus Hilang Kendali hingga Tewaskan 1 Orang
Di tengah perhatian publik terhadap kasus tersebut, BGN turut menyampaikan belasungkawa atas penemuan jenazah pria di Kendal.
Artikel Terkait
Selamat Tinggal Lulus Otomatis, Mendikdasmen Siap Berlakukan Lagi Aturan Tinggal Kelas di 2027
Ucapan ‘Enjoy’ Tuai Amarah, Ratu Dewa Akhirnya Minta Maaf ke Warga Palembang
Tak Lagi Bebas Bersyarat, Indra Kenz Kembali Mendekam di Lapas Tangerang
BRI Bersama Promedia Group Perkuat Sinergi Dukung Reputasi dan Edukasi Masyarakat
Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Warga Dilarang Mendekat Radius 5 Kilometer
Heboh Video Asusila Beratribut Kemenkes, Poltekkes Bandung Tegaskan Bukan Mahasiswinya