Menurut Jokowi, kehadiran mereka berkaitan dengan selesainya pembentukan struktur organisasi PSI di Kota Bandung. Struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) disebut telah mencapai 100 persen.
"Struktur di Kota Bandung, DPC 100 persen selesai. DPRt juga 100 persen selesai. Kenapa saya dan Ketum datang, itu karena Bandung sudah 100 persen," kata Jokowi.
Meski struktur organisasi telah terbentuk secara lengkap, Jokowi mengingatkan kader PSI agar tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan.
Baca Juga: Rambah Rumah Harimau Sumatra, Dua Tersangka Pembalakan Liar di TNBS Jambi Dijebloskan ke Bui
Ia meminta mesin partai tetap aktif dan terus membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat.
Jokowi mendorong kader PSI menjalin hubungan dengan komunitas, tokoh masyarakat, tokoh agama, kalangan pemuda, hingga kelompok perempuan. Ia juga meminta kader aktif dalam kegiatan sosial, kebudayaan, kerja bakti, dan berbagai aktivitas di ruang publik.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat jaringan PSI menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat menyambut positif kehadiran Jokowi sekaligus arahan yang diberikan kepada para kader.
Ia mengatakan PSI Kota Bandung akan memperluas aktivitas organisasi hingga tingkat RT dan RW. Sejumlah kegiatan seperti pelatihan, pendidikan politik, kegiatan sosial, serta pertemuan dengan masyarakat akan diperkuat.
"Karena kita tujuannya bukan cuma kelurahan tapi RT RW. Target jadi pemenang, nah itu dia pimpinan DPRD," ujar Yoel.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana menyebut bergabungnya Jokowi sebagai bagian dari keluarga besar PSI menjadi momentum penting bagi partainya.
Baca Juga: Gaya Baru Sikat Rokok Bodong, Bea Cukai Sulbagsel Amankan Uang Negara Rp5 Miliar Lewat Denda
Endang mengaitkan kehadiran Jokowi dengan persiapan PSI menuju Pemilu 2029.
"Dengan bergabungnya Pak Jokowi dalam keluarga besar PSI. Kita semakin optimis, PSI akan menang di Pemilu 2029 mendatang," ucap Endang Tirtana. ***