news

Hari ke-5 Pencarian 8 Orang Hilang di Perairan Banten, Keluarga Jurnalis: Semoga Ditemukan Selamat

Jumat, 11 September 2026 | 13:46 WIB
Menyoroti fakta terkini ihwal pencarian 5 jurnalis yang dikabarkan hilang kontak saat peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Instagram.com/@lampuung)

INSIBERNEWS - Pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak saat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Banten masih terus dilakukan hingga Jumat (11/9/2026).

Memasuki hari kelima operasi, Tim SAR Gabungan masih menyisir perairan untuk menemukan delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut.

Kedelapan orang itu sebelumnya berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1. Mereka diketahui hendak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi gunung api tersebut.

Baca Juga: Isak Tangis Pecah di Bandara El Tari, Wagub NTT Kutuk Keras Aksi Biadab KKB yang Bunuh 2 Warganya

Lima jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian yakni M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus dan Donal Husni.

Sementara tiga orang lainnya merupakan kru kapal, yaitu Warta yang berperan sebagai kapten, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu.

10 Kapal Dikerahkan untuk Pencarian

Operasi pencarian terus diperluas dengan melibatkan sejumlah armada. Sedikitnya 10 kapal telah dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan yang menjadi lokasi pencarian.

Di tengah upaya tersebut, keluarga korban masih menaruh harapan besar agar delapan orang yang hilang kontak dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Desi, istri M Bagus Khoirunnas, mengatakan dirinya bersama keluarga dan rekan-rekan korban masih terus memantau perkembangan operasi SAR.

Baca Juga: KPK Bongkar Dugaan Korupsi Lahan Proyek Whoosh, Sejumlah Pihak Mulai Diperiksa

Menurut Desi, pencarian masih berlangsung dengan melibatkan sejumlah kapal di perairan.

"Masih melakukan pencarian, sudah ada 10 kapal yang melakukan pencarian," ujar Desi di lokasi pencarian, Kamis (10/9/2026) malam.

Ia berharap suaminya bersama tujuh orang lainnya dapat segera ditemukan tanpa mengalami kondisi yang membahayakan.

"Dan juga tentunya kita semua mendoakan Mas Bagus bisa ditemukan dalam keadaan sehat," katanya.

Halaman:

Tags

Terkini