news

Nekat Terobos Jalur Ilegal Saat Semeru Ditutup, 8 Pendaki Langsung Masuk Daftar Hitam

Kamis, 10 September 2026 | 14:50 WIB
Evakuasi pendaki Ilegal di Gunung Semeru, Jawa Timur. (Instagram/dkcbe1 - kijang.arjuno) (Instagram/dkcbe1 - kijang.arjuno)

INSIBERNEWS – Delapan pendaki nekat memasuki kawasan Gunung Semeru melalui jalur ilegal dari wilayah Situs Candi Jawar, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Aksi tersebut dilakukan saat jalur resmi pendakian Gunung Semeru masih ditutup.

Kedelapan pendaki itu diketahui berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Surabaya, Tuban, Kediri, dan wilayah lainnya. Mereka ternyata tidak berangkat secara bersamaan.

Para pendaki tersebut berpapasan di tengah perjalanan sebelum akhirnya melanjutkan pendakian secara bersama-sama.

Baca Juga: Terjadi Lagi! Dugaan Keracunan MBG di Blora, 137 Orang Alami Sakit Perut hingga Diare

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menegaskan bahwa akses menuju Gunung Semeru dari Ampelgading merupakan jalur tidak resmi.

Saat ini, jalur pendakian resmi menuju Gunung Semeru hanya tersedia melalui Ranupani, Kabupaten Lumajang.

7 Pendaki Ditemukan, 1 Orang Sempat Tersesat

Pendakian ilegal tersebut diduga dilakukan pada Senin (7/9/2026) dini hari. Petugas yang mengetahui adanya aktivitas tersebut langsung melakukan pencarian dan penyisiran di kawasan Gunung Semeru.

Hasil pencarian membuahkan hasil pada Senin sore. Sebanyak tujuh pendaki ditemukan ketika sedang dalam perjalanan turun dan kemudian diamankan petugas.

Baca Juga: Gunung Lewotolok Sebar Abu Vulkanik, Bandara Wunopito Kembali Ditutup

Sementara itu, satu pendaki lainnya bernama Isha sempat dilaporkan tersesat dan baru berhasil ditemukan pada Rabu (8/9/2026).

Kepala Bagian Tata Usaha BB TNBTS, Bambang Suriyono, mengatakan kedelapan pendaki tersebut diduga merupakan satu rombongan meski awalnya tidak berangkat bersama.

“Tujuh orang ditemukan Senin, 7 September 2026 sore hari. Satu orang ketemu Rabu, 8 September 2026. Sepertinya mereka satu rombongan,” kata Bambang dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: Anggaran Kebencanaan Dijamin Aman, Menkeu Purbaya Ungkap BNPB Masih Kantongi Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

Halaman:

Tags

Terkini