news

Bikin Resah Turis Asing di Menteng, Joki Jambret HP Ini Ternyata Punya Riwayat Begal Perwira Militer

Selasa, 8 September 2026 | 20:30 WIB
Menyoroti insiden pencurian yang dialami WNA asal India hingga terduga pelaku diamankan polisi di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@satreskrim_polrestrojakpus)
 

INSIBERNEWS - Sebuah video yang memperlihatkan seorang turis perempuan asal India menangis histeris usai menjadi korban penjambretan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sempat viral di media sosial.
 
Insiden memilukan tersebut menimpa korban pada Jumat (4/9/2026) pagi, saat dirinya tengah berjalan kaki dari arah hotel menuju tempat ibadah Mangala Vinayaka Ganesha Temple di Jalan Cikini IV.

Merespons keresahan masyarakat, jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat bergerak cepat memburu para pelaku.
 
Hasilnya, salah satu terduga pelaku berinisial NJ berhasil diringkus tanpa perlawanan di kediamannya yang berlokasi di kawasan Johar Baru pada Minggu (6/9/2026) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.
 
Baca Juga: 48 Jam Nonstop! Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Belum Padam, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

Dalam melancarkan aksi kejahatannya, NJ diketahui bertugas sebagai joki yang mengendarai sepeda motor.
 
Sementara itu, eksekutor utama yang merampas ponsel pintar bermerek Samsung S25 milik korban, yakni pria berinisial RK, saat ini masih berstatus buron dan dalam pengejaran intensif bersama satu terduga pelaku lainnya berinisial E.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Sang Ngurah Wiratama, membeberkan bahwa komplotan ini bukan pemain baru di dunia kriminal.
 
Pihak kepolisian masih terus mendalami rekam jejak mereka untuk mencari tahu kemungkinan adanya korban lain yang pernah menjadi sasaran aksi serupa.
 
Baca Juga: Saham MGLV Melesat Cetak Rekor Baru, Rights Issue Rp2,4 Triliun untuk Pusat Data AI Jadi Magnet Investor

"Yang merampas dari tangan korban yaitu inisial RK dan NJ ini yang menggunakan sepeda motor. Mereka berdua memang sudah beroperasi berulang kali. Kalau RK ini sudah kita identifikasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa tertangkap," ungkap Wiratama di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Fakta mengejutkan lainnya turut terungkap dalam proses pemeriksaan, di mana NJ ternyata berstatus sebagai seorang residivis kambuhan.
 
Ia tercatat pernah mendekam di balik jeruji besi akibat kasus perampasan yang sempat menyita perhatian publik beberapa tahun silam.

Rekam jejak kelam tersebut terjadi pada bulan Oktober 2020, saat NJ nekat membegal seorang perwira militer, yakni Kolonel Marinir Pangestu, di kawasan Monas dan Jalan Sudirman.
 
Ironisnya, hukuman penjara yang pernah dijalaninya rupanya tidak memberikan efek jera, hingga kini ia kembali harus berurusan dengan aparat penegak hukum akibat menjambret warga negara asing.***

Tags

Terkini