Budi mengatakan pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat menyampaikan aspirasi sekaligus menjaga kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif.
"Kepolisian, TNI, dan Pemprov DKI akan memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi. Kami hanya mengimbau peserta agar tidak merusak fasilitas umum dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," katanya.
Pengerahan personel dalam jumlah besar juga ditujukan untuk menjaga aktivitas masyarakat agar tidak terganggu selama aksi berlangsung.
Baca Juga: Satu Dekade Menahan Rindu, Kejutan BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
Selain mengawal demonstrasi, aparat akan memastikan lalu lintas tetap berjalan serta fasilitas transportasi publik, seperti MRT, LRT, dan TransJakarta, dapat beroperasi dengan aman.
Aktivitas sekolah hingga kegiatan perekonomian masyarakat juga menjadi bagian dari perhatian aparat. Dengan pengamanan di berbagai titik, kepolisian berharap penyampaian aspirasi pada Kamis (27/8) dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu kepentingan masyarakat luas. ***