Ia meminta warga hanya mempercayai informasi yang berasal dari sumber resmi serta tidak menyebarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya.
“Kita bersyukur peringatan tsunami sudah berakhir. Mari tetap tenang, saling menjaga dan tidak membuat kepanikan dengan menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya,” kata Natsir Ali.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman sekaligus mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan setelah gempa NTT.
Hingga saat ini, BPBD masih melanjutkan asesmen di sejumlah wilayah untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai dampak gempa dan tsunami yang terpantau di Kepulauan Selayar. ***