Kejutan Reshuffle Prabowo, Ini Deretan Tiga Pejabat yang Resmi Didepak dari Kabinet

Photo Author
- Kamis, 1 Oktober 2026 | 16:22 WIB
3 Menteri Diresuffle Presiden Prabowo (Dok. YouTube/Setpres)
3 Menteri Diresuffle Presiden Prabowo (Dok. YouTube/Setpres)
INSIBERNEWS - Angin perubahan kembali berembus kencang di lingkungan Istana Negara. Presiden Prabowo Subianto secara resmi merombak susunan Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026).
 
Keputusan ini memicu dinamika baru di roda pemerintahan, mulai dari masuknya wajah-wajah segar, pergeseran posisi antarmenteri, hingga kenyataan pahit bagi pejabat yang harus rela angkat koper lebih awal dari kabinet.

Sorotan utama publik sontak tertuju pada tiga nama besar yang dipastikan terdepak dari jajaran pembantu presiden.
 
Mereka adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamhari Chaniago, serta nama kawakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.
 

Kursi Menteri Perindustrian yang selama ini diduduki oleh Agus Gumiwang kini resmi diestafetkan kepada Muhammad Sarmuji.
 
Terdepaknya politikus senior Partai Golkar ini cukup menyita perhatian, mengingat rekam jejak panjangnya yang selalu menjadi langganan menteri di dua era kepemimpinan presiden berbeda.

Kiprah birokrasi Agus di kursi pemerintahan memang tidak bisa dipandang sebelah mata.
 
Ia mengawali debutnya sebagai Menteri Sosial pada 2018 untuk menggantikan Idrus Marham, lalu memegang kemudi Menteri Perindustrian di era Kabinet Indonesia Maju 2019, dan kembali menduduki posisi yang sama saat Kabinet Merah Putih dibentuk pada Oktober 2024 silam.
 

Kejutan lain datang dari pos Menko Polkam yang kini dijabat oleh Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, bergeser dari posisinya semula sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
 
Kehadiran Dudung otomatis menggeser Djamari Chaniago yang tercatat baru seumur jagung menduduki jabatan tersebut usai dilantik pada September 2025 lalu.

Walau kiprahnya sebagai Menko Polkam terbilang sangat singkat, Djamari sejatinya memiliki jejak kemiliteran yang sangat mentereng.
 
Lulusan Akabri 1971 ini pernah menempati berbagai posisi strategis di matra Angkatan Darat, mulai dari Pangdam III/Siliwangi, Pangkostrad, hingga mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Staf Umum TNI pada periode 2000-2004.
 

Pergeseran tak kalah strategis juga terjadi di kursi Menko PMK, di mana Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri kini mengambil alih tongkat komando.
 
Hal ini sekaligus menandai akhir dari masa pengabdian panjang Pratikno di pusaran kekuasaan, setelah namanya tak lagi diakomodasi dalam susunan kabinet hasil perombakan terbaru ini.

Nama Pratikno sendiri sudah sangat lekat dengan citra sentral Istana berkat perannya sebagai Menteri Sekretaris Negara selama satu dekade penuh di bawah Joko Widodo.
 
Sebelum terjun ke kancah politik dan birokrasi, pria ini lebih dulu membangun reputasi cemerlang di dunia akademik sebagai Dekan FISIP sekaligus Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM).
 

Kini, setelah melewati berbagai badai dinamika kebijakan dan dedikasi panjang di bidangnya masing-masing, ketiga tokoh veteran tersebut resmi menanggalkan status menterinya.
 
Rombak kabinet pada awal Oktober ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus strategi penyegaran ala Presiden Prabowo guna memacu ritme kerja pemerintahan ke depan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X